Lebih Baik Mencegah daripada Mengobati, Bukan?

 











Yah, sudahlah. Biarkanlah segala kehebohan yang berhubungan dengan susu beruang. Setiap orang juga ingin hidupnya baik-baik saja--dan aman dari virus yang katanya mematikan. Tak perlu diejek. Lagipula, bukankah tahun lalu seperti ini pula? Masih ingat dengan gegap gempita dari orang-orang yang berebut masker sampai orang-orang yang membutuhkan masker, tidak mendapatkan masker.

Namanya kesehatan itu barang mahal. Mana dari itu, ada pepatah yang berkata, "Lebih baik mencegah daripada mengobati." Segala cara akan ditempuh untuk sembuh. Aku pernah dengar ada penderita stroke yang berbuat apa saja agar dia bisa terbebas dari sakit stroke yang sekian tahun dideritanya. Ke dokter iya, ke orang pintar (alias paranormal) pun oke. Apalagi, pihak medis juga yang berkata bahwa penyakit yang bernama Corona itu belum ada satupun obat yang mampu menyembuhkan. Vaksin yang sudah mereka keluarkan juga belum bisa menjamin tubuh kita terbebas dari Covid-19 (itu kata orang  medis juga).

Lantas, apakah perlu dipermasalahkan isu susu beruang tersebut? Selama itu membuat daya tahan menguat, kenapa tidak? Yang harus dipermasalahkan sekarang adalah berkeliarannya mafia-mafia di saat yang katanya genting ini. Katanya kondisinya tengah siaga satu, kenapa bisa muncul isu orang yang berpenyakit biasa, lalu di-Covid-kan? Ada asap, ada api. Kenapa bisa muncul orang-orang yang oportunis? 













Virus Covid-19 menyerang imunitas tubuh, kan. Vaksin yang beredar berfungsi untuk semakin memperkuat imunitas, kan. Lantas, apa salahnya dengan segala ikhtiar agar tubuh kita bisa terbebas dari virus tak kasatmata tersebut? 

Di bawah ini ada beberapa informasi yang aku cantumkan agar imunitas tubuh kita menguat. Aku tidak bisa menjamin langkah-langkah di bawah ini dapat menghindarkan diri dari virus Covid-19. Setidaknya ada usaha untuk mencegah. Sama seperti upaya pencegahan agar rumah kita tidak kemasukan maling. 

Beberapa langkahnya mengharuskan kalian untuk mengeluarkan uang. Akan tetapi, kesehatan berharga mahal, kan. Yah, semoga saja kita semua terhindar dari virus-virus berbahaya nan mematikan. 

Tentang Ivermectin, bagaimanapun Ivermectin itu obat berlabel merah. Apa masih ada yang belum tahu apa arti obat berlabel merah? Sini, aku bisikkan sesuatu. Obat berlabel merah itu obat yang harus kita dapatkan dengan resep dokter. Salah dosis dan penggunaan bisa berakibat fatal--dan berujung kepada kematian. Jangan main-main dengan obat-obatan berlabel merah. Masih banyak juga obat yang murah yang efektif untuk mencegah tubuh kita dari serangan virus Covid-19. Contohnya: CMP, Vinmori, dan minyak kutus-kutus (cara pemesanannya berada di bagian bawah post ini). 

Terakhir, semoga kita semua selalu dalam kondisi sehat dan terhindar dari segala macam virus penyakit, yah. Mohon maaf jika tone-nya cukup keras. Hanya ingin berbagi informasi yang sekiranya berfaedah. Langkah-langkah yang kurekomendasikan hanyalah opsi pencegahan. Kalau bisa mengobati, puji Tuhan. Berarti Tuhan masih sayang, sehingga penyakit itu dicabut dari tubuh kalian. Kalau tidak, sekali lagi kukatakan, langkah-langkah berikut hanyalah opsi pencegahan.  

Mencegah itu lebih baik daripada mengobati, kan?! 











































Jangan lupa ikut vaksinasi dan patuhi prosedur kesehatan, yah! 


Untuk pemesanan: 
Nuel Lubis 
📩 immanuel.lubis@gmail.com






Comments

Place Your Ads Here