Untuk apa yang ada di bawah ini, aku penasaran, deh. Gre ini menulis untuk dan tentang siapa? Dia berharap dikejar siapa? Laki-laki mana yang menyia-nyiakan gadis secantik Gre ini?
Jujur apa yang dia posting ini, aku kaget juga. Apa ini efek dari aku menggila bulan lalu?
Setelah Imlek, aku iseng saja, buka Instagram Gracia. Ternyata ada fitur surat elektronik. Aku tergerak, yang terdorong pergumulan rahasia juga, untuk kirim pesan ke sana. Mau bertanya-tanya ke Gracia tentang kegelisahan aku akan dia.
Apakah dibalas? Tentu saja tidak. Aku sadar diri, dia kan figur publik. Ah, paling dia--atau siapanya--gemas sendiri saat membaca pesan melantur aku itu. Namun, salah satu isi pesan aku itu adalah ingin bertanya apakah yang akun Facebook itu benar-benar dipegang oleh Shania Gracia sendiri? Juga, bertanya apakah...
...apakah yang di bawah ini jawaban dari Gracia sendiri?
Jujur lagi, aku kurang mengenal secara akrab Gracia itu. Membacanya sendiri, aku juga bingung. Bagian dari mananya, aku menyia-nyiakan dia (andai benar itu untuk aku)? Jangan-jangan untuk lelaki lain, kah?
Sudah bukan barang baru, di fandom JKT48, member diam-diam memiliki pacar, tapi rapat-rapat disembunyikan pihak manajemen. Golden rules is just a myth. Sejak era skandalnya Melody Nurramdhani Laksani itu, malah. Makanya, sejak 2014 lalu, aku murni menikmati karya-karya JKT48 saja. Tanpa ada niat untuk ikut campur urusan pribadi member. Si member mau punya pacar dan nge-date diam-diam pun, bodoh amat.
Ibarat kita mampir ke warung mi ayam, yah, fokus saja menikmati mi ayam si abang-abang. Jangan fokus mencampuri urusan internal si abang mi ayam. Apalagi sampai menjadi detektif atau paparazzi demi menangkap basah si member melanggar aturan.
Balik ke persoalan Gracia tadi.
Wajar, dong, aku berpikir maksudnya Gracia menuliskan seperti itu apa? Untuk siapa? Laki-laki mana yang menyia-nyiakan Gracia? Atau, andai itu benar-benar untuk aku, apa mungkin Gracia itu berpura-pura?
Maksud aku berpura-pura itu seperti ini. Dia asal tulis saja. Dia menuliskan ulang 'dongeng' yang aku kirimkan lewat surat elektronik ke Gracia tersebut. Alhasil, pesan dari aku, yang tersangkut di inbox dia, dia jadikan bahan content-nya.



Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^