4 Ayat Istimewa Aku

 













Well, aku patut bersyukur ternyata Tuhan sudah setia pada aku. Tuhan juga sudah baik sekali mempertemukan aku dengan orang-orang yang tepat. Mulai dari Almarhum Dias hingga beberapa orang lainnya, yang salah satunya adalah seorang dosen saat aku kuliah dulu.

Aku juga bukan orang religius, namun sangat menyukai kisah-kisah Alkitab. Saking menyukainya, sejak kecil aku sudah memiliki dua ayat favorit. Yang pertama, Matius 1:23. Aku suka dengan ayat ini karena ada arti dari namaku, Immanuel. Yang kedua, Daniel 12:9 yang berbunyi seperti ini: "Tetapi ia menjawab: 'Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.'" 

Jangan tanya kenapa aku sangat menyukai bunyi ayat dari Daniel 12:9. Sejak kecil, aku sudah sangat menyukai ayat tersebut. Seperti tahu apa artinya, namun bingung untuk menjelaskannya. Aku merasa tergelitik dengan keberadaan ayat tersebut. 

Lalu, seiring berjalannya waktu, seiring banyak yang terjadi dalam hidupku, yang tadinya normal-normal saja, aku mengalami pergumulan-pergumulan tak biasa. Pergumulan tak biasa itu membuat aku aktif mencari jawaban ke beberapa orang hingga aku dipertemukan dengan empat ayat berikut ini.


👉 "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan." - Yeremia 29:11 

👉 "Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu." - Filipi 4:8 

👉 "Segala perkara dapat kutanggung dalam DIA." - Filipi 4:13

👉 "Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu." - 1 Korintus 10:13






 





Untuk sekarang ini, jika membaca keempat ayat di atas, rasanya sangat istimewa. Merasa tersentil. Bagaikan diingatkan oleh Tuhan langsung. Percaya atau tidak, keempat ayat itu sering memberikan suntikan motivasi yang luar biasa. 

Terima kasih untuk untuk dosen yang sudah memperkenalkan aku ke keempat ayat tersebut. Itu juga mengajarkan pada aku secara pribadi, memang terdapat rancangan Tuhan di dalam segala sesuatunya, entah itu yang baik, yang buruk, yang biasa saja, yang sewajarnya, maupun yang sifatnya aneh bin ajaib. Rancangan Tuhan bukan rancangan yang mencelakakan, walau awalnya terasa menyebalkan. Berhentilah mencari tahu, dan hanya jalani saja.

Terima kasih, Bu, atas waktunya di bulan November 2015, di saat waktu senggang Ibu. Ayat-ayat itu sekarang sungguh terasa istimewa sekali. 






Comments

Place Your Ads Here