Aku mau membuat pengakuan. Novel aku yang terbit di platform Fizzo, yang berjudul "Me Déjàvu", itu seratus persen dari kehidupan aku. Hanya saja mungkin saat kalian membacanya dari bab pertama hingga bab terakhirnya, kalian pasti akan mengernyitkan dahi.
Alasan aku membuat novel itu, yang pertama aku buat di Januari 2023, bukan karena perkara perempuan yang memang aku belum sepenuhnya yakin. Bukan karena tentang perempuan, hanya saja aku merasa menuliskannya dalam bentuk sebuah serial daring di sebuah aplikasi menulis novel, itu adalah jalan terbaik. Mungkin dengan cara dituliskan, perlahan-lahan kondisi aku membaik. Bukankah menulis adalah terapi terbaik untuk jiwa?
Begitulah.
Tokoh utama di novel itu adalah aku sendiri. Yang menceritakan hal-hal yang menurut kacamata aku absurd dan... sedikit berbau mistis. Sebab, sepertinya berbau alam mimpi atau dimensi roh/spiritual.
Terserah kalian mau berkata apa. Aku selalu percaya, orang baik pasti benar-benar bisa mengontrol apa yang ada dalam otaknya. Dia bisa mengendalikan jiwanya. Dia pun bisa mengatur apa yang keluar dari dalam mulutnya.
Selain itu, aku juga mau berkata bahwa ada dua serial daring aku yang aku hasilkan. Yang pertama terbit di Fizzo juga. Judulnya "Fans Diaz". Itu terilhami dari kisah nyata aku bersama sahabat-sahabat aku. Terutama saat tahun 2012 yang lalu.
Yang kedua, "Pengacara Supranatural Erwin". Tayang di Dreame atau Innovel. Itu pun masih terilhami dari pengalaman aku. Yang aku dedikasikan untuk sahabat aku, Erwin Zhang, yang meninggal akhir Juni 2020.
Silahkan mampir dan menikmati setiap inchi dari kehidupan aku. Bagikan jika benar-benar menyukainya. Hehehe.
.png)


Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^