Berita Duka Datang, namun Tetap Tenang

 











Di saat aku sudah tiga kali harus mengalami musibah dalam menjalankan bisnis online aku ini, di mana aku harus mau tak mau refund (barangnya tiba di tangan customer dalam keadaan tak sempurna--yang bisa dilihat pada gambar paling bawah), salah satu rekan bisnis aku ternyata tengah berduka. Ayahnya Arnold baru saja berpulang ke pangkuan Allah Bapa. Aku turut berbelasungkawa. Semoga ayahnya itu diterima di tempat yang selayaknya. 

Omong-omong, Arnold ini sangat luar biasa. Tiba-tiba saja ia mengabari aku bahwa orderan terpaksa telat pengirimannya. Dia bilang pengirimannya agak telat karena harus mengurus pemakaman ayahnya yang kemarin pagi (4/2) meninggal. Di social media-nya, Arnold tak mengabarkan apa-apa. Status Whatsapp-nya juga adem ayem saja. Begitu tenangnya Arnold tetap melanjutkan setiap aktivitasnya.

Aku sih cukup salut dengan kepribadian Arnold yang tetap tenang. Padahal ayah kandungnya baru saja meninggal. Dia menunjukan tidak terjadi apa-apa dan tetap fokus dan konsisten dengan segala aktivitas rutinnya. Menurutku, jarang sekali ada yang seperti itu. Berhasil menutupi luka seolah-olah tak ada luka sama sekali. Satu hal yang sangat perlu aku teladani walau itu mungkin sulit.

Kenapa kubilang sulit? Hey, ayahnya meninggal, dan dia memilih untuk diam-diam saja. Pembawaannya cukup tenang. Kita saja yang pacar kita mendadak meninggal, langsung berkoar-koar ke mana-mana seolah-olah itu berita maha penting sekali, yang mana seluruh dunia harus tahu. Ini ayah kandungnya meninggal, dan dia terlihat cukup tenang. Tak ada pemberitaan dan hanya berkata, "Bro, maaf, yah, hand sanitizer-nya belum jadi dikirim hari ini. Sebab gue masih urus pemakaman Papa. Kemaren pagi (dia) meninggal."

Hanya itu yang dia katakan. Dan, aku cukup speechless sebetulnya. 

Well, sekali lagi, aku mengucapkan turut berbelasungkawa untuk teman aku, Arnold. Tetap semangat. Tuhan selalu menyertai kamu. Semoga beliau ditempatkan di tempat yang selayaknya.

Kejadian meninggalnya ayahnya Arnold itu mendadak mengingatkan aku dengan peristiwa serupa saat ayah dari Ron Youtube meninggal pada tanggal 18 Desember 2019 silam. Aku telat mengetahuinya. Aku baru tahu setelah sebulan-dua bulan berita dukanya. Karena yang bersangkutan sendiri, yang kuamati, menunjukan dirinya baik-baik saja. Baik Arnold dan Ron, mereka berdua sama-sama pribadi yang luar biasa. Luar biasa tangguh. Mereka cukup tenang saat orang terdekat yang dicintainya telah dijemput oleh malaikat maut. 

Aku sekonyong-konyong jadi malu sendiri. Enam tahun lalu (24/7), saat Mami meninggal, aku malah tak bisa menahan tangis, lalu aku minta dukungan moral melalui cara chatting dengan beberapa teman. Aduh, payah sekali aku ini! 😐

Tak lupa aku juga mendoakan yang terbaik untuk mereka yang foto dirinya terpajang di dalam post ini. 














Comments

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^

Place Your Ads Here