BESTCOM untuk Kali Kedua

















Aku balik menjadi bestcom. Yang pertama, di tanggal 15 Juli 2019. Yang kedua, di tanggal 13 November 2019. Kedua-duanya, uniknya, berada di serial webtoon yang sama: Vending Machine of Death. Sebelumnya untuk episode "Maengho". Sekarang untuk episode "Wanita Cantik" (episode 31).

Kenapa aku bisa bestcom? Entahlah, tahu-tahu bestcom saja. Haha. Aku hanya berkomentar apa adanya--yang sesekali curhat colongan. Aku berkomentar begini: "Ternyata Jaeun tipe cewek yang hobi bermain-main sama perasaan cowok. Dan, gue jadi keinget sama seorang teman. Hhh..." Begitu saja. 

Oh iya, ceritanya itu seperti begini: 

Jadi, ada perempuan bernama Nabi. Dia awalnya kurus, yang setelah berpacaran dengan Soohyun, dia mendadak menjadi gendut. Dia lalu berpikir, apa mungkin Soohyun tidak sayang lagi dengan dirinya yang menggendut. Padahal Soohyun betul-betul mencintai Nabi tanpa melihat fisik. Singkat cerita, Nabi ikut melakukan permohonan ke vending machine agar dirinya langsing lagi. Dikabulkan. Namun, masalahnya menjadi tambah rumit. Ada perempuan lagi, yang ikut memohon ke vending machine. Namanya Jaeun. Dia yang langsing ini mencemburui Nabi. Dia cemburu dengan kepribadian Nabi yang atraktif. Ya sudahlah, Nabi menjadi langsing, Jaeun yang menjadi gendut. Saat Jaeun sudah mendapatkan keinginannya, dirinya ingin balik. Sayangnya, Soohyun mencegahnya.

Begitulah ceritanya. Yang mendorongku untuk berkomentar itu lebih ke arah tingkah Jaeun yang seperti mempermainkan perasaan laki-laki. Itu mengingatkanku dengan seorang teman perempuan aku dulu. 

Last but not least, thank you very much for Warga Webtoon yang sudah memberikan like dan dislike. Wow, 3096 like. Itu sangat luar biasa! Dunia Webtoon sendiri juga sudah memberikan banyak pengalaman dan angin segar ke dalam hidupku yang sangat tertatih-tatih.

Eh, sebelum lupa, aku sekali lagi minta maaf atas setiap tulisanku yang ada di IMMANUEL'S NOTES. Kalau sekiranya ada yang bernada ghibah, aku sekali lagi minta maaf. Aku sama sekali tak memiliki niat jahat apalagi negatif. Hanya komentar seorang penulis debutan yang apa adanya, yang sok profesional. Hehe.




Comments