BESTCOM Juga di Webtoon

















Akhirnya ada salah satu komentar aku yang menjadi BESTCOM di salah satu webtoon. Wah, terimakasih banyak yang sudah memberikan like sebanyak 5839 dan 18 komentarnya. Apresiasi yang sangat luar biasa. Aku sangat terharu. Hiks, andai #misiterakhirrafael diapresiasi seperti ini juga. Kapan, yah?!

Oh iya, bagaimana caranya bisa BESTCOM? Aku juga bingung menjelaskannya. Yang jelas, yang bisa aku ceritakan, suatu waktu aku membaca salah satu komentar webtoon yang memberitahukan cara supaya bisa BESTCOM. Aku pelajari baik-baik, namun lebih memilih menggunakan caraku sendiri. Yup, aku hanya berkomentar apa adanya. Aku mengomentari isi webtoon-nya dari sudut pandang aku sebagai pembacanya. Yang kukomentari itu juga masih bagian dari ceritanya. Selanjutnya, aku memainkan peran... err, seolah-olah kisah itu aku alami, atau setidaknya berada di sekitarku. Begitulah. Then, well, rata-rata komentar-komentar aku yang lainnya juga menggunakan metode seperti itu. Aku sangat serius sekali menanggapi ceritanya. Haha. 

Haha.

.....

Oh iya, guys, aku banyak belajar dari webtoon dan setiap komentar yang menyertainya. Salah satu pelajarannya itu tentang kedewasaan. Mungkin yah, ini hanya asumsi aku saja, seseorang dianggap dewasa itu dilihat dari bagaimana dia menghadapi suatu masalah. Kadang, bagiku, orang itu dianggap dewasa saat dirinya sangat tenang dalam menghadapi suatu permasalahan. Dirinya tidak suka main curhat ke orang ini, ke orang itu. Cukup dia (dan yang terlibat saja) yang tahu permasalahannya. Sebisa mungkin dirinya berdiam diri dan tak terlalu melibatkan banyak orang. Justru (yang masih menurutku) makin melibatkan banyak orang, masalahnya jadi bertambah rumit. Hmm.....

......

 Sekian dulu post kali ini. Maaf, jika terdengar sok tahu atau apa. Anggap saja, ini hanya self-reminder. Post kali ini juga hanya sekadar ucapan terimakasih, kok. Sekali lagi, terimakasih, yah, untuk like dan comment-nya. KALIAN LUAR BIASA!




Comments