Friday, March 1, 2013

"Blogiveaway - Immanuel' Notes"






#The Most Amazing Mysterious Cases of Sherlock Holmes



Dari dulu aku begitu mengacungkan jempol dengan penulis-penulis yang bisa banget bikin tokoh fiksi dari tulisan saja. Berbeda dari para komikus yang bikin tokoh fiksi dari gambar, menurutku jauh lebih sulit bikin tokoh rekaan hanya bermodalkan tulisan. Itu. Susah. Banget. Kita harus benar-benar mendeskripsikan tokoh kita itu, mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki yang baunya nggak nahan. Makanya, itulah kenapa aku amat kepengin melihat JK Rowling bisa dapat Nobel di bidang sastra karena serial Harry Potter-nya itu. Harry Potter sukses jadi tokoh fiksi favorit semua orang - yang dihasilkan hanya bermodalkan tulisan. Berbeda dengan tokoh-tokoh lainnya seperti Superman, Batman, Spiderman, ataupun Wonder Woman yang lahir karena guratan kuas seorang komikus. Sekali lagi, bikin orang membayangkan tokoh ciptaan kita hanya lewat tulisan jauh lebih membahana daripada lewat gambar.

Nah selain tokoh harry Potter rekaannya JK Rowling, masih banyak tokoh-tokoh fiksi lainnya hasil buatan para pemegang pena bulu. Ada Pevensie Bersaudara, Katniss, Frodo, Ikal, Alif Fikri, hingga.... Sherlock Holmes. Siapa sih yang tak kenal tokoh detektif fiksi ini. Detektif yang sanggup menyelesaikan kasus - kecil maupun besar. Asistennya, Dr. Watson, sering dibikin terkagum-kagum oleh analisisnya yang super sekali. Selain analisisnya yang dahsyat, deteltif yang satu ini juga ramah dengan kliennya dan memiliki rasa keadilan yang tinggi. Kalau kliennya salah, yah salah; kalau kliennya benar, yah benar. Kalau kliennya butuh pertolongan sangat dan layak ditolong, yah pasti ditolong. Pokoknya benar-benar seorang malaikat, deh. Tak heran, tokoh Sherlock Holmes ini beberapa kali difilmkan. Salut juga dengan penulisnya, Sir Arthur Conan Doyle.

Tokoh Sherlock Holmes ini lahir karena penghormatannya Arthur Conan Doyle terhadap salah satu dosennya.

Adakah dari kasus-kasus berikut ini yang sudah kalian baca?


Bicara soal Sherlock Holmes juga, baru-baru ini aku membeli sebuah buku tentangnya. Nama bukunya itu: The Most Amazing Mysterious Cases of Sherlock Holmes; 13 Kasus Misterius Terfavorit. Buku yang diterbitkan oleh penerbit asal Yogyakarta, IndoLiterasi ini berisi tiga belas kasusnya Sherlock Holmes dari sekian banyak kasus. Dan dari sekian banyak kasus yang ada di buku ini, aku paling suka kasusnya yang berjudul, A Case of Identity. Atau dalam bahasa Indonesia-nya itu, kasus tentang identitas. Kasusnya ini bercerita tentang seorang perempuan muda - dan juga ibunya - yang jadi korban seoran lelaki penipu. Awalnya lelaki penipu ini - yang berusia lebih muda dari  ibunya - menikahi ibunya dulu. Lalu selang beberapa tahun kemudian, ia melakukan penyamaran untuk menjebak sang perempuan muda untuk kepentingannya. Untungnya, berkat Sherlock Holmes, sang perempuan muda dan ibunya tak lagi terus diperalat oleh lelaki penipu tersebut. Nah aku suka kasus itu karena ceritanya sederhana dan lumayan masih sesuai dengan kondisi sekarang ini. Banyak kan kasus-kasus seperti itu? Hmmm...

Dari kasus soal identitas tersebut, ada dua quote yang aku suka. Dan itu adalah...
1. "Life is infinitely stranger than anything which the mind of man could invent..."
2. "The larger crimes are apt to be the simpler, for the bigger the crime the more obvious, as a rule, is the motive..."
Yang pertama itu maksudnya ialah, hidup ini lebih aneh dari apapun yang bisa orang lain pikirkan. Lalu yang kedua itu maksudnya adalah kejahatan paling besar itu sebetulnya merupakan kejahatan paling sederhana; karena semakin besar kejahatannya, semakin jelas pula motifnya apa. Menurutku juga, dua quote itu masih ada hubungannya dengan konteks saat ini. Hmm...

Okay, at last, i'll give the book eight stars. To be honest, i really like the book a lot. I'm just annoyed with the typo which had made by that Indonesian publisher. I think, they have to work more carefully to release the quality books.




* Postingan ini diikutsertakan dalam kontes "Blogiveaway Bersama TOM KUU" yang diadakan oleh TOMKUU


3 comments:

  1. buku ini keren banget :D

    salam kneal ^^

    ReplyDelete
  2. wow belum-belum udah bikin review niii...
    aq suka cerita detektif tp begitu baca aku jadi takut sendiri,,

    ReplyDelete
  3. demi saya belom pernah baca buku sherlock karena saya nilai terlalu berat, tapi coba ntar cari ebook dulu, hehee.

    ReplyDelete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^