Mimpiku Tadi Seram 😱

 


















Bangun-bangun, ternyata sudah jam empat subuh. Aku ketinggalan lagi. Tidak jadi menonton pertandingan Perancis versus Spanyol. Sesuai prediksi aku, Spanyol yang menang. Percaya atau tidak, bahkan di dalam mimpi tadi, aku bermimpi melihat arak-arakan kemenangan tim nasional Spanyol. Sempat bertemu dengan Lamine Yamal. Serius loh ini. 

Namanya juga mimpi. Aku yang bermimpi, kenapa kalian yang sewot? 

Bahkan tadi sempat mimpi juga melihat aku melewati rumah salah seorang teman SD dulu. Ternyata ayah kandungnya baru saja meninggal. Dia minta maaf jika ayahnya pernah menyakiti aku. Dengan berat hati, aku coba mengabulkan permintaannya. Bagaimanapun, semasa SD, dia ini sering baik kepada aku. 

Lalu, beberapa langkah mendekati ke rumah aku sendiri, terdengar suara pengumuman dukacita. Ada salah  seorang kenalan Papi diumumkan meninggal Papi. Tak tahu kenapa, arwah Mami mendatangi aku. Beliau bilang, si Bapak pernah satu project saat Papi masih di kantornya yang lama. 

Itulah juga, yang membuat aku mendadak bergidik, setelah terbangun. Sejak 2019, aku sering begitu. Sering bermimpi, dan sering terjadi mimpiku. Namun, biasanya saat terjadinya itu, ada jedanya. Tidak selalu harus tumpek blek, yang sama persis, dengan mimpiku. Ada mirip-miripnya begitu. 

Yah, terserah sih, dengan anggapan kalian. Mau coba jujur saja dengan diri sendiri. Itulah kenapa juga, saat Maret 2025 silam, aku mulai memberanikan diri untuk mencatat hal-hal yang aku bisa ingat dari mimpiku setiap malam. 

Sudah, ah. Mau doa dulu, dan salah satu doanya adalah untuk ketenangan arwah Pak Rachmat Gobel dan Temon Templar. 

Oh, terakhir, 12 Juli kemarin adalah Hari Koperasi. 



































Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~