Mengenal Istilah-istilah dalam Sepak Bola (Bagian Kedua)

 















Spanyol sedikit lagi akan menyingkirkan Austria dari Piala Dunia. Selama tulisan ini dibuat, Spanyol sudah unggul 1-0. Lantas, bagaimana dengan Portugal? Akankah menyingkirkan Kroasia? 











1. Shot Stopper (Kiper)

Kiper yang keunggulannya adalah menghalau tembakan lawan, terutama dalam situasi satu lawan satu atau tembakan jarak dekat.

Ciri-cirinya adalah: 

1. Refleks sangat cepat.

2. Pandai menepis bola.

3. Tidak harus mahir memainkan bola dengan kaki.

Contoh pemainnya adalah David de Gea dan Keylor Navas. 



2. Ball-Playing Defender

Bek yang sangat baik dalam mengalirkan bola dari belakang, baik melalui umpan pendek maupun umpan jauh.

Ciri-ciri pemainnya adalah mereka memiliki passing yang akurat. Biasanya tenang di bawah tekanan.  Terakhir mereka sering memulai serangan.

Contoh pemainnya adalah Virgil van Dijk dan John Stones. 



3. No-Nonsense Defender

Bek yang menganut prinsip sederhana bahwa mereka harus buang bola sejauh mungkin jika situasi berbahaya. Mereka biasanya jarang menggiring bola, dan tidak mengambil risiko. Fokus mereka hanya bertahan.

Contohnya adalah John Terry



4. Wide Centre-Back (Wide CB)

Bek tengah dalam formasi tiga bek yang sering melebar ke sisi lapangan untuk membantu membangun serangan atau mengawal winger lawan.

Biasa digunakan pada formasi 3-4-3 dan 3-5-2.



5. Inverted Centre-Back

Bek tengah yang maju ke lini tengah saat tim menguasai bola sehingga bertindak layaknya gelandang. Berbeda dengan Wide CB karena ia bergerak ke tengah, bukan ke sisi.



6. Attacking Fullback

Bek sayap yang sangat aktif membantu serangan. Mereka bertugas untuk melakukan overlap, mengirim crossing, dan masuk ke kotak penalti.

Contoh pemainnya adalah Trent Alexander-Arnold dan Jordi Alba. 



7. Segundo Volante

Istilah Brasil yang berarti gelandang bertahan kedua, tetapi memiliki kebebasan maju menyerang. Ia bertahan saat diperlukan, lalu ikut masuk ke kotak penalti ketika menyerang.

Contoh pemainnya adalah Paul Pogba (pada peran tertentu).  Bahkan Frank Lampard bisa dikategorikan sebagai pemain model ini. 



8. Destroyer

Gelandang bertahan yang bertugas menghancurkan serangan lawan. Yang bertugas untuk merebut bola, menekan lawan, dan memotong umpan.

Contoh pemainnya adalah Claude Makélélé dan N'Golo Kanté. 



9. Holding Midfielder (Holding MF)

Gelandang yang tetap berada di depan bek untuk menjaga keseimbangan tim. Mereka berperan untuk menjadi pelindung bek. Atau terkadang mereka menjadi opsi umpan pertama. Bisa pula sebagai pengontrol tempo.

Contoh pemainnya adalah Sergio Busquets dan Rodri. 



10. Anchor Man

Peran yang lebih defensif dibanding Holding Midfielder. Ia hampir tidak pernah meninggalkan posisinya dan menjadi jangkar pertahanan. Fokus utama adalah untuk menutup ruang, mematahkan serangan, hingga menjaga posisi.

Contohnya adalah Casemiro dan Declan Rice (dalam beberapa sistem). 



11. Box-to-Box Midfielder

Gelandang yang bekerja di seluruh area lapangan, dari kotak penalti sendiri hingga kotak penalti lawan. Bertugas untuk bertahan, menyerang, membantu pressing, dan mencetak gol.

Contoh pemainnya adalah Steven Gerrard dan Jude Bellingham. 



12. Half Back

Peran gelandang bertahan yang turun ke antara dua bek tengah saat membangun serangan. Tujuannya untuk membentuk tiga bek sementara, memudahkan distribusi bola, dan memberi kebebasan bek sayap untuk maju.

Contoh pemainnya adalah Sergio Busquets dan Rodri.







Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~