Tahun memang berakhir. Kalender menutup satu halaman. Ditutup tanpa minta izin pada luka. Pun, tanpa menunggu hati benar-benar pulih. Ada doa yang terjawab, ada yang menggantung. Ada rencana yang matang. Ada yang runtuh tanpa aba-aba pula. Kita berubah. Dunia lebih berubah. Namun iman Kristen berani membuat klaim yang “tidak sopan” bagi zaman yang serba tidak menentu ini:
"ALLAH TIDAK BERUBAH!"
Tahun boleh berakhir dengan tanda tanya besar. Rencana boleh runtuh seketika. Doa boleh terasa sunyi, karena masih menunggu jawaban. Namun Allah tidak pernah menjadi sejahat itu.
Karena itulah, kita masih berani melangkah ke tahun yang baru bukan dengan kepastian agenda, melainkan dengan kepastiannya Allah. Itu sudah lebih dari cukup.
Tak disangka, ini kali ke sekian, aku menuliskan sesuatu di tanggal 1 Januari.

Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^