Cepat Sekali Terjadi Mukjizat












Sedikit berbagi kesaksian rohani aku. Maaf, aku tak menyertakan bukti chat antara aku dan yang aku doakan. Rasa-rasanya, aku berpikir itu tidak etis. Yang tidak percaya, biarlah itu urusan mereka dengan Tuhan. Aku menuliskan kisah ini juga karena dorongan hati nurani aku. 

Singkat cerita, tadi pagi (15/7), aku mendapati berita tak enak dari salah satu teman kuliah aku. Eyang-nya dia tengah dirawat intensif dan membutuhkan donor. Aku iseng saja menghubungi nomor yang tertera. Mungkin nomor salah satu kerabat si teman. Terjalinlah komunikasi antara aku dan si empunya nomor, sehingga berakhir dengan doa. Yah, iseng saja, aku mendoakan si Eyang cepat mendapatkan donor dan sembuh dari penyakitnya.

Lalu, entah ini namanya apa, benarkah ini efek dari aku memberikan doa kepada kesembuhan si Eyang? Yang jelas, di atas jam satu siang, si teman mengabarkan bahwa si Eyang berhasil mendapatkan donor yang dibutuhkan. Aku turut senang mendengarnya. Walaupun aku masih meragu apakah itu efek dari doaku, itu tak penting. Yang penting, si Eyang cepat mendapatkan donor dan disembuhkan dari segala penyakit yang mengikatnya. Sisanya, biarlah nanti Tuhan yang menjawab segala keraguan aku, yang salah satunya apakah itu merupakan efek dari doaku.

Berikut aku cantumkan sedikit screenshoot dari story teman di Facebook. 

Selanjutnya, terserah kalian mau berkomentar apa. Aku hanya menuliskannya apa adanya dan berdasarkan hati nurani aku. Aku sendiri masih bingung apakah itu memang karena efek dari doaku kepada si Eyang lewat kerabatnya yang kuhubungi. Cepat sekali terjadi mukjizat untuk si Eyang. Semoga Eyang Uti cepat sembuh pula. 










Berikut aku cantumkan juga doa dari Ignatius Suharyo untuk bangsa Indonesia ini.






















Comments

Place Your Ads Here