Ask Away

 













1. Tidak ada yang spesial. Sebelum dan sesudah karantina, aku rasa bakal sama saja. Kecuali satu, dan maaf, off the record dulu, yah. Tunggu tanggal mainnya. 














2. Musim favorit? Di Indonesia, hanya ada dua musim, sih. Eh, aku lebih suka musim untuk mencinta, sih. Eh, apa, sih? Haha. 

3. Kembali menekuni hobi lama: membaca buku. 






Jangan lupa membaca "Días Amoras De Angel" di KBM App. 








4. Inisial nama panggilannya B. Aku dulu sering menyebutnya Eci. Pernah aku kupas di: Mereka Semua Tinggal Kenangan. Oh iya, penasaran, kan, tumben aku blak-blakan bicara tentang cinta. Aku juga bingung. Dua tahun lalu mendadak aku ingin sekali membuka siapa saja perempuan yang pernah singgah di hati. 

5. Ulang tahun aku yang kesepuluh. Untuk kali pertama, ulang tahun aku dirayakan dengan sangat meriah. Kado melimpah-limpah. Didatangi oleh banyak orang. 

6. Tak terlalu sering menonton konser, orangnya. Belum ada konser yang cukup berkesan. 

7. Mungkin kuda putih. Sejak kecil, aku suka sekali dengan binatang yang bernama kuda. 

8. Salah satunya adalah kebergantungan aku kepada seseorang. Saat orang itu sudah tiada, tamatlah aku. Aku baru merasakan pentingnya orang itu untuk aku setelah yang bersangkutan pergi untuk selamanya.

9. immanuel_lubis@yahoo.com

10. Ini yang aku konsumsi sepanjang bulan Juni yang lalu. 










11. Mantan teman di fakultas Hukum memberikan aku nasehat hukum berikut ini. 














12. Aku lebih suka orang lain mempraktekkan work from office, sementara aku tetap work from home.

13. Yang alkoholnya rendah macam Green Sand. Haha. Green Sand itu juga minuman alkohol pertama yang pernah kuminum.

14 + 15. Aku baru sadar dulu sering membuat gombalan-gombalan di IMMANUEL'S NOTES, dan sekarang hampir tak pernah lagi. Salah satunya bisa dibaca di: Anak Hukum Ngegombal. Pilih sendiri mana yang best, mana yang worst. Next time, mau balik membuat gombalan-gombalan lagi, ah.

16. Aku tidak pernah merasa bakat-bakat aku tidak berguna. Pasti semua akan berguna pada waktunya. Bukannya tidak berguna, namun kurang dimaksimalkan saja.

17. Terlalu banyak untuk ditulis dalam satu post saja. Bukankah IMMANUEL'S NOTES selalu posting life value? Sering di-post di label "C'est la vie" atau "Note to Myself". Nanti juga aku update kalau ada pembelajaran tentang kehidupan lagi.

18. Mozzarella, Mozzarella, Mozzarella.

19. Seperti rumah Shinichi Kudo. Yang bergaya Eropa dan memiliki banyak rak buku. Itulah rumah impian aku. 

20. Dari Walter Elias Disney, yang berbunyi: "I only hope that we never lose sight of one thing—that it was all started by a mouse.”












21. Work to live. Jangan dibalik. Itu keblinger namanya kalau kebalikannya.

22. Sudah bekerja sampai berkeringat deras, namun bayarannya itu, loh. Elus-elus dada. 














23. Maksudnya, ukuran kesuksesan? Aduh, apa, yah? Salah pertanyaan, nih. Aku kurang pandai dalam menjawab hal tentang kesuksesan. Aku juga bingung kalau ditanya tentang ukuran kesuksesan. Kalau bisa membeli barang yang kita inginkan, apa itu bisa disebut sebagai kesuksesan? 














24. Masih suka memperhatikan apa kata astrologi. Apa itu bisa dibilang percaya dengan astrologi? 

25. Kafe apa saja akan menjadi menyenangkan, jika kita bersama teman-teman yang mana kita sudah "in" dengan mereka.

26. Seiringnya berjalannya waktu, bertambahnya usia, aku sudah teramat jarang mencocokkan diriku sendiri dengan tokoh fiksi. Toh, tokoh fiksi itu sendiri bisa menjadi hidup karena satu tokoh di kehidupan sehari-hari. Kurasa, tak ada tokoh fiksi yang menyerupai seorang Nuel Lubis.














27. Ada seseorang di masa lalu yang menyarankan aku untuk tetaplah menjadi dirimu sendiri, walau harus sendirian di satu jalan tertentu. 

28. Bingung juga harus memilih yang mana. Sebab, aku memang seperti itu. Aku sering mengambil resiko yang membuat kepentingan pribadi harus disingkirkan. Akan tetapi, lima tahun lalu, aku suka tertawa sendiri saat mengambil resiko yang harus memutus urat malu demi seseorang. Aduh, kok bisa, yah? Apa itu masuk ke dalam kategori bucin (baca: budak cinta)? Apa semua pejuang cinta harus melakukan hal-hal yang memutus urat malu?

29. Nuel, Iman, Immanuel,... selebihnya terserah kalian untuk memanggil aku yang bagaimana dari nama lengkap aku. Panggil Im juga tak apa.

30. Dulu aku pernah menuliskannya di: Wedding's Plan. Sudah sangat lampau. Terkesan kekanak-kanakan kalau aku membaca ulang lagi. Untuk sekarang, aku tak memikirkan dream wedding lagi. 

31. Asrama, mungkin. Kalau untuk asrama, aku lebih suka ditempatkan di asrama Ravenclaw. Kenapa? Sejak kecil, aku sudah senang berpikir, mencari jawabannya sendiri, serta senang menguak kebenaran-kebenaran. Kadang aku suka dibilang telmi (baca: telat mikir), namun sebetulnya aku masih memikirkan apa yang lebih baik daripada yang ditawarkan. 

Walaupun sebetulnya aku kurang menyukai sistem yang seperti ditunjukkan oleh film Harry Potter tersebut. Labelling atau pengkastaan adalah beberapa hal yang aku tidak sukai. Untuk yang satu ini, hanya hiburan saja, kujawab. Bukan jawaban serius, kok.

32. Oh, itu bisa dibaca di: Cewek Idaman Nuel Lubis.

33. Aku lebih menyukai minum teh daripada kopi. 

34. Sekarang orang-orang sedang mempraktekkan tren jaman dulu, nih. Itu, tuh, mereka yang suka mengenakan kacamata bulat. Itu, kan, tren di masa lampau. 

35. Bahasa Ibrani dan bahasa Tagalog. Walau sebetulnya, mau memperbagus kualitas berbahasa bahasa-bahasa sebelumnya: Jepang, Korea, dan Spanyol.

36. "Son of Man", yang dinyanyikan Phil Collins.

37. Oh, aku kurang menyukai keduanya. Hanya sekadar penikmat video-video TikTok atau Reel orang lain. Percayalah, aku belum sampai level orang-orang-yang-keranjingan-joget-di-TikTok. Urat malu aku belum putus untuk melakukan hal yang sama, yang pernah dilakukan Bowo Alpenliebe.

38. Begitu makan, cari sesuatu yang bisa dimakan. Yah, itulah rutinitas pagi aku. 

39. Tak punya rutinitas malam, sih. Begitu mata sudah lelah, yah pasti aku langsung merebahkan diri dan menutup mata. As simple as that

40. Tak pernah tahu apa pastinya golongan darah aku. Lupa-lupa ingat, pernah tidak aku mendonorkan darah. Bukan takut jarum suntik atau darah juga (kenyataannya aku tidak takut sama sekali), namun refleks saja aku menghindar dari setiap kegiatan donor darah.

41. Aku belum pernah mabuk karena minuman alkohol.

42. Yah, aku sangat mempercayai eksistensi cinta sejati. Ada seorang teman yang membuat aku meyakini cinta sejati. 

43. Lagu "Gaby Tinggal Kenangan" sukses membuat aku tidak bisa tidur semalaman. Baca kisahnya di: Behind Story Gaby Tinggal Kenangan.

44. Baca buku sembari mendengarkan musik dan minum sesuatu yang membuat pikiran aku lepas dari masalah.

45. Sampai sekarang, aku belum paham date atau kencan itu fungsinya apa. Apa kita hanya makan dan nonton bareng selama berkencan? Tak jauh berbeda dengan saat kita nongkrong bareng teman, dong. 

46. Lebih baik merebahkan diri sejenak. Jangan dipaksa untuk beraktivitas yang membuat kita harus mengeluarkan energi. Sembari merebahkan diri, bisa menonton atau membaca buku. Paling cepat ter-charge, jika tengah bersama sahabat sejati. 

47. Lihat di nomor delapan, yah. 

48. Brazil, Israel, dan Perancis. Sejak dulu, selalu sama. Masih menyimpan hasrat yang sama sejak pertama dipublikasikan di: 4 Destinasi Favorit.

49. Salah satunya: living on valuable environment (baca: LOVE). Dua belas tahun yang lalu aku mendadak terpikirkan sendiri anagram tersebut. Selanjutnya, aku terpikirkan sendiri filosofi 'gadis cantik itu seperti setangkai bunga mawar' (yang berarti kita--sebagai laki-laki--harus berhati-hati dalam menanganinya).

50. Sebetulnya bisa. Hanya saja itu beresiko. Gesekan-gesekan itu akan selalu ada--yang cukup berbahaya jika masing-masing sudah memiliki pasangan.















Comments

Place Your Ads Here