Yang Katanya Behind Story Lagu Gaby Tinggal Kenangan

 











Sudah lama aku tidak menulis sesuatu yang berbau horor di IMMANUEL'S NOTES. Di kesempatan kali ini aku hendak membagikan suatu kisah menarik. 

Pernah dengar lagu "Gaby Tinggal Kenangan"? Konon, lagu itu dicap sebagai lagu mistis terseram. Bukan bermaksud mengaminkan, nyatanya aku sendiri memang mengakui lagu itu pernah membuat aku bergidik hingga tak bisa tidur di malam hari. Saat itu, di tahun 2011, malam yang sangat menyebalkan, kakiku seperti disentuh sosok tak kasatmata. Maaf, aku baru bercerita sekarang ini. Karena baru sekarang inilah aku berani berbicara. Percayalah, sampai sekarang, aku masih belum berani untuk mendengar lagunya secara utuh. Trauma, euy. Memang seram lagunya. Itu berdasarkan pengakuan aku.

Berikut ini kisah yang mungkin kisah asli di balik terciptanya lagu "Gaby Tinggal Kenangan". Aku mendapatkan kisah ini dari salah seorang teman online yang sengaja aku sembunyikan identitasnya karena alasan privasi. Kisah ini dituliskan berdasarkan gaya bahasa aku. Alhasil, sudah mengalami penyuntingan dari versi si penutur asli. 














Sekitar tahun 2000-an, saat kata 'alay' lagi naik daun untuk kali pertama, ada seorang gadis asal Sumatera Selatan. Sebut saja namanya Gaby. Si Gaby ini merantau ke Ponorogo, Jawa Timur. Singkat cerita, Gaby ini berkenalan dengan R dan beberapa orang lain (yang kelak membentuk grup band bernama Lacy Band, yang sekarang eksis dengan nama D'Paspor atau Caramel).

Suatu hari terjadilah percakapan antara R (yang sudah menjadi kekasih R) dan seorang pria yang dipanggil Om oleh R (Si Om ini personel grup D'Paspor juga). R menuangkan uneg-uneg agar anak rantau Sumatera Selatan bisa ikut pentas seni (baca: pensi). Si Om meledeki R dengan berkata, "Eh, kamu enak bilang pensi, lah kita belum ada lagu,"

R langsung menjawab dia sudah menyiapkan lagu. R berkata bahwa lagu itu dia berikan judul "Kenangan Terindah". R juga meminta penyanyinya adalah Gaby. Yah, namanya juga cinta. Bahasa sekarangnya, R ngebucinin Gaby. Apalagi sampai dibuatkan lagu dan disuruh menyanyikan lagunya. 

Obrolan antara R dan si Om berlangsung hingga sore. Mereka merancang syairnya yang berbunyi: "Kini kucoba mencari penggantimu, di sini aku merindukan dirimu." Saat kata "sempurna" mereka tuliskan, mendadak Gaby muncul. Gaby terkejut saat disodorkan lagu tersebut. Mungkin Gaby sumringah. Tak menyangka saja Gaby bakal dibuatkan lagu oleh R. Perempuan mana coba yang tidak sumringah dengan aksi bucin (baca: budak cinta) R.

Kemudian, ceritanya berlanjut pada saat  hari naas tersebut. Itu terjadi beberapa minggu sebelum pentas seni sekolah. Segenap personel Caramel Band mengunjungi satu tempat wisata di Ponorogo. R ikut, namun Gaby tidak ikut serta. Siapa sangka itu menjadi kenangan terakhir antara R, Gaby, dan Caramel Band. R mengalami kecelakaan yang seharusnya bisa dihindari. Padahal satu hari sebelum hari naas si Om sudah memperingatkan agar R hati-hati. Itu terjadi tepat pukul 14:30 waktu setempat. R membandel dan tidak mengindahkan peringatan si Om. R marah dan terlibat dalam adu banteng melawan truk tronton. R tewas dan konon sempat ada videonya yang tersebar luas di Youtube (mungkin demi menjaga jangan sampai hal buruk terjadi, link video-nya tidak disebutkan oleh si penutur asli).

Pada saat hari pentas seni, kepala sekolah mengumumkan pentas seni ditunda karena ada murid yang mengalami kecelakaan. Yah, si R itu. Kabar itu sampai pula ke telinga Gaby. Saking cintanya ke R, Gaby sangat syok. Di tengah suasana hati yang tengah kacau, Gaby mendatangi rumah duka. Sudah ada pengajian. Gaby lalu menangis tersedu-sedu sambil memperhatikan foto R. Bisa dibayangkan sendiri betapa R dan Gaby saling mencintai.

Delapan hari kemudian, saat pentas seni hendak dimulai, Gaby inisiatif mengubah lagu tersebut. Dari "Kenangan Terindah" menjadi "Tinggal Kenangan". Keesokan harinya, terdengar kabar bahwa Gaby bunuh diri.

Konon ada beberapa penggemar Caramel Band yang mengalami kejadian-kejadian aneh bin menyeramkan setiap mendengarkan "Tinggal Kenangan". Ada yang bilang ia didatangi sosok gaib yang menyerupai Gaby. Bahkan ada yang hampir mengalami kecelakaan setelah mendengar lagu "Tinggal Kenangan". Katanya, orang itu mengaku melihat sosok perempuan yang tengah melambai-lambaikan tangan.

Well, aku tidak memaksa kalian semua untuk mempercayai kisah tersebut. Aku sendiri mengimani kisah itu sungguh nyata. Aku pun pernah mengalami pengalaman tersendiri dengan lagu "Tinggal Kenangan"--seperti yang sudah kuceritakan di awal. 

Dalam post kali ini, aku juga hendak meminta maaf sekali lagi. Mungkin di tahun-tahun sebelumnya aku seringkali menulis hal-hal berbau horor yang menurut kalian sangat berlebihan. Untuk itulah, aku meminta maaf. Aku menulis apa adanya. Itu yang kurasakan, itu yang kualami, itu pula yang aku tulis di IMMANUEL'S NOTES. Tak ada niat jahat saat menulisnya apalagi mengajak seseorang untuk berperilaku yang merugikan orang lain. 

Jujur aku sangat terganggu dengan beberapa guyonan teman setiap selesai menuliskan sesuatu yang menurut orang creepy. Ada yang bilang, "Nulis horor mulu bawaannya, kayak pengen mati, mending minum Baygon aja." 

Kalau tidak suka, yah tak usah dibaca. Aku juga tidak memaksakan siapapun untuk percaya tulisan-tulisan aku. Toh, aku menulis bukan untuk mempersuasi seseorang. Anggap saja hanya sebuah katarsis.

Sekali lagi, aku mohon maaf. Kalau ada yang merasa terusik dengan apa yang kutuliskan di IMMANUEL'S NOTES, aku minta maaf juga. Entah apapun topik yang aku tulis, jika ada yang merasa terganggu, aku mohon maaf sekali lagi.

Untuk lagu "Tinggal Kenangan" sendiri, lagu itu kabarnya didaur ulang. Penyanyinya adalah May, yang jujur secantik Gaby yang melegenda.














Comments

Place Your Ads Here