Mengenal Kosher, Aturan Halal & Haram Orang Yahudi

 












Pernah dengar kosher? Kosher itu hukum Yahudi yang mirip dengan aturan haram dalam Islam. Dalam bahasa Ibrani, 'kosher' berarti layak. Ada tiga jenis makanan yang masuk ke dalam kategori kosher atau layak konsumsi, yaitu daging (fleishig), produk olahan susu (milchig), dan pareve. Yang terakhir itu di luar fleishig dan milchig. Itu seperti ikan, telur, dan sayur mayur. 

Sebetulnya aturan kosher ini cukup rumit. Umumnya tradisi dan aturan kosher ini diteruskan dari mulut ke mulut juga. Kenapa tadi aku bilang rumit, karena pelaksanaan kosher tidak hanya halal dan haram saja. Bahkan kosher juga mengatur tentang cara kita memakan dan mengelola makanan. Seperti kita dilarang minum susu berbarengan dengan makan daging. Kalau sudah makan daging, harus ada jeda tiga jam untuk minum susu. 

Untuk mengetahui tentang aturan kosher, bisa dilihat dari kitab Imamat pasal 11, yang bersumber pada Taurat-nya orang Yahudi. Dalam Imamat pasal 11, tercantum apa saja yang wajib dan tidak wajib untuk dimakan. Salah satu yang diatur dalam Imamat 11 adalah binatang yang tidak boleh dimakan yang seperti:

1. Babi;
2. Binatang pemangsa;
3. Burung pemangsa;
4. Kelinci;
5. Kuda;
6. Ikan hiu;
7. Skate, ray, atau yang tertera dalam gambar, itu seperti ikan pari; 
8. Shellfish;
9. Crustacean (salah satunya, kepiting);
10. Gurita;
11. Cumi-cumi;
12. Binatang reptil;
13. Binatang serangga;
14. Ekor binatang;
15. Darah;
16. Setiap binatang yang mati karena bencana alam.

Kurang lebih seperti itulah kosher, aturan halal-haram dalam budaya Yahudi. 
































Comments

Post a Comment

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^

Place Your Ads Here