Filosofi Boneka Daruma

 











Dua gambar di bawah ini merupakan penggalan dari salah satu cerita yang terdapat di dalam serial animasi Doraemon. Ini salah satu cerita yang aku sukai. Sangat cocok untuk kalian yang mudah patah arang.

Diceritakan bahwa Nobita tengah mencari cincin. Kamarnya ia obrak-abrik sampai akhirnya Doraemon meminjamkan Nobita sebuah alat. Alat yang dipinjamkan Doraemon itu adalah alat yang bisa menarik kembali barang yang hilang hanya dengan cara membayangkan rupa benda itu. Istilah tepatnya, mengenang barang yang hilang. Nah, cincin itu berhasil didapatkan oleh Nobita dengan menggunakan alat ajaib tersebut. Tak hanya cincin, Nobita juga mendapatkan kembali seluruh benda dari masa TK-nya (istilahnya itu memento, yang berarti barang yang memiliki kenangan khusus di dalamnya). Dari antara barang-barang dari saat Nobita masih TK, Nobita mendapati satu barang menarik. Itu adalah sebuah boneka daruma

Omong-omong, boneka daruma itu merupakan salah satu dari mainan tradisional Jepang. Boneka itu benar-benar ada, dan bukan ciptaan belaka dari komikusnya. Tak hanya boneka daruma, ada beberapa mainan Jepang seperti kendama dan gacha-gacha. Untuk boneka daruma sendiri, boneka itu aslinya hampir seukuran boneka barebear. Malah barebear lebih besar daripada boneka daruma. Cara main boneka daruma itu sama seperti penggalan komik di bawah ini. 

Yang menarik dari cara bermain boneka daruma adalah:

Mau seberapa banyak kalian terjatuh, kalian harus bangkit lebih banyak dari saat kalian terjatuh. Jatuh sebanyak tujuh kali, bangkit sebanyak delapan kali.

Oh iya, kenapa aku bisa tahu lebih banyak tentang boneka daruma ini? Itu karena aku pernah mengunjungi salah satu event jepang-jepangan. Di AFA-ID 2015 kemarin (yang diadakan di daerah Kemayoran), ada salah satu booth yang memajang mainan-mainan Jepang. Ada terpajang boneka daruma tersebut. Lucu, deh, aslinya! 😂






















Comments

Place Your Ads Here