Aku & Rokok

 










 


Pasti ada yang penasaran, apakah aku ini perokok atau bukan? Jawabannya: aku bukan perokok. Bukan perokok, memang. Tapi, begini-begini aku sempat merasakan tembakau atau nikotinnya sebatang rokok. Bahkan, vapor saja aku sudah pernah coba.

Alhasil, aku tahu meme di atas itu benar sekali. Dulu, saat aku masih SD (aku menjadi pelajar SD di sebagian besar era 90-an), aku iseng saja mencoba Gudang Garam. Berat, euy.  Sekali isap, napasku langsung terasa sesak. Seperti tengah mengisap asap dari cerobong asap, yang mana asapnya itu gelap dan pekat.

Lalu, yang Sampoerna Mild, rokok yang katanya rokok orang kaya itu pernah aku cobai saat aku berkuliah dulu. Aku iseng saja bertanya ke teman yang tengah merokok sembari belajar materi ujian. Kubilang: "Apa enaknya, sih, ngerokok itu?" 

Tanpa banyak bacot, si teman yang merokok dengan Marlboro (sejenis dengan Sampoerna Mild, katanya), ia langsung menyodoriku. Kuisap, dan yang kurasakan di mulut aku itu rasa menthol. Terasa hangat di tenggorokan. Aku tidak tahu apakah itu seperti yang disebut seperti di dalam meme. Alus bener, ini rokok apa uap nasi. Mungkin iya kali, yah?

Kalau Cigarillos, aku kurang paham. Tapi, kalau vapor alias rokok elektronik, aku tahu rasanya seperti apa. Aku pernah mencoba vapor itu pada saat 2015 kemarin. Iseng saja aku masuk ke dalam toko vapor.  Dan, rasanya itu seperti tidak merokok. Seperti mengisap gelembung sabun. Asapnya itu bukan seperti asap yang dihasilkan oleh rokok konvensional.

Yah, begitulah sedikit pengalaman dengan rokok. Apa ada yang mau berbagi pengalaman yang sama? 😄







Comments

Place Your Ads Here