Lima Tempat Angker di Semarang

 













1. Rumah Abraham Flatterman

Rumah bergaya arsitektur khas Belanda ini terletak di Jalan Veteran, Semarang. Konon, pemilik aslinya adalah Abraham Flatterman. Entah bagaimana ceritanya, begitu memasuki rumah yang sekarang tak berpenghuni tersebut, bulu kuduk langsung berdiri. Beberapa orang bersaksi bahwa mereka pernah melihat penampakan sosok wanita bergaun putih di halaman rumahnya.

2. Gereja Katolik Santo Yusuf

Gereja ini terletak di Gedangan, Semarang.  Konon gereja ini pernah ambruk dan menewaskan beberapa orang. Ada warga juga yang bercerita dia pernah menyaksikan sosok pastur Belanda yang berkeliaran di halaman gereja. Lonceng gereja pun pernah berbunyi sendiri tanpa ada yang menggerakan. 

3. Marabunta

Siapapun yang ke Semarang, pasti tahu Matangnya. Itu, loh, gedung dua ekor semut di atasnya. Di jaman kolonial, gedung ini digunakan sebagai bioskop dan kafe. Setelah Indonesia merdeka, gedung ini sempat menjadi gedung resepsi pernikahan. Pada akhirnya, gedung ini akhirnya menjadi salah satu tempat angker di Semarang. Ada warga yang berkata dirinya pernah melihat sosok wanita Belanda yang seolah-olah tengah bermain drama panggung.

4. SMA Negeri 1 Semarang 

Sekolah ini merupakan sekolah favorit di Semarang. Banyak murid berprestasi yang dihasilkan SMA ini. Tak banyak juga yang mengetahui bahwa sekolah ini sudah berdiri sejak jaman kolonial, yang bernama awal Hogere Burger School (1939-1942). Saat Jepang tiba, gedung ini berubah fungsi menjadi asrama sekolah pendidikan. Pernah juga gedung ini menjadi Rumah Sakit Tentara pada 29 September 1945. Pada akhirnya, gedung ini digunakan sebagai gedung SMA, yang menyimpan beragam kengerian. Gedung yang memiliki lorong bawah tanah yang menuju Lawang Sewu ini konon memiliki banyak penampakan. Contohnya seperti penampakan arwah para tentara Belanda yang tengah baris-berbaris.

5. Gedung Bekas Pabrik Gas

Awalnya gedung ini bernama Nederlandsch Indische Gas Maatschappij. Gedung yang terletak di Jalan Sleko Nomor 17, Semarang ini merupakan sebuah pabrik gas di Jalan kolonial. Setelah Indonesia merdeka, gedung ini pernah terendam oleh luapan air sungai. Salah seorang penjaga bercerita dia pernah mendengar suara orang bercanda dari dalam gedung. Jalur kereta api yang terletak di depan gedung ini cukup sering memakan korban jiwa. 


Well, kalian bisa tebak sendiri tempatnya yang mana dari foto kolase di atas berikut!





Comments