Lengkapi Insulin Kalian dengan HH Multi Grain !

 














Ada yang hobi makan di sini? Aku hanya bilang, berhati-hatilah dengan diabetes. Lalu, pernahkah kalian berpikir bagaimana bisa terbentuk penyakit bernama diabetes tersebut? Yuk, simak penjelasanku! 

Proses Pengolahan Glukosa

Pertama, kita harus mengetahui dulu bahwa energi yang kita butuhkan dalam beraktivitas itu datangnya dari makanan. Sumber energi bisa datang dari mana saja, namun yang paling banyak itu tentu saja dari karbohidrat. Tambahan lagi, seharusnya glukosa yang sangat memberikan energi itu hanya diijinkan masuk ke dalam tubuh sebanyak dua sendok teh saja. Apa yang terjadi jika berlebihan? 

Metabolisme tubuh kita menjadi terganggu. Insulin dalam tubuh kita itu bekerja tiga kali lebih keras. Insulin ini berfungsi untuk menjaga agar kadar gula darah kita itu di bawah seratus. Insulin ini juga dihasilkan oleh pankreas. Betapa kerasnya insulin dan pankreas bekerja dalam tubuh. Apalagi jika yang bersangkutan itu malas bergerak. Padahal glukosa yang dimasukan ke dalam tubuh itu harus segera diolah insulin menjadi energi; juga agar kadar gula darah itu tetap di bawah seratus.

Ya sudah deh, pankreas menyerah. Pankreas menyerahkan sebagian glukosa yang berlebihan itu ke dalam fat cell. Alhasil, kadar lemak kita jadi ikutan tinggi. Perut kita pun menjadi buncit. Kerja lambung jadi terganggu pula. Usus, khususnya usus buntu, mulai kerepotan agar sisa-sisa glukosa/energi itu bisa dibawa ke dalam anus. Fat cell akhirnya menolak. 

Insulin lalu membawa kelebihan glukosa itu ke dalam liver. Padahal jatah glycogen di dalam liver itu hanya 10-150 gram. Wah, kaget dong, si liver. Liver jadi bekerja tiga kali lebih keras. Dia ubah kelebihan glukosa itu menjadi tryglicerid melalui proses de novo lipogenesis. Tapi, kalau karbohidratnya terus dimasukkan, glukosanya makin tinggi dalam tubuh kita, tryglicerid kita jadi ikutan tinggi. Bahaya, loh, jika tryglicerid tinggi. Hati-hati. Liver kita bisa diselimuti oleh lemak, yang dinamakan fatty liver. Menyerahlah, si Liver.

Kelebihan glukosa itu dibawa ke dalam empedu. Empedu juga kewalahan, dong. Timbul masalah baru di empedu. Kita bisa terkena penyakit batu empedu. Jika dibiarkan terus menerus, tubuh kita bisa mengalami kondisi yang dinamakan hyperglicemia. Itu adalah suatu kondisi di mana kadar glukosa dalam darah sudah ketinggian. Tubuh kita berada dalam kondisi siaga satu. Jika dibiarkan terus menerus, larinya bisa ke otak. Kita tidak mau kan kena stroke.

Nah, mungkin pandemik Corona ini dibiarkan Tuhan terjadi agar kita lebih memperhatikan makanan yang kita makan. Bagaimanapun Corona bisa terjadi itu berasal dari faktor makanan. Jaga asupan makanan yang diserap oleh tubuh kita. Jangan biarkan tubuh kita menyerap glukosa secara berlebihan, yang batasnya itu sebetulnya hanya dua sendok teh. Lebih bahaya lagi jika kita itu kurang gerak. Kemalasan kita bisa memicu berbagai penyakit berbahaya, yang salah satunya itu stroke, diabetes, serta kanker usus besar (yang diderita oleh Chadwick Boseman, sang Wakanda Forever 🙏).

Maka dari itu, jagalah pola dan asupan makanan dalam tubuh. Banyak-banyaklah bergerak. Jangan biarkan ada penumpukan energi di dalam tubuh. Kalau energi sudah bertumpuk dan tak keluar lagi dari tubuh kita, tak usah heran jika perut kita membuncit. Selain tak sedap dipandang, perut buncit itu berarti suatu pertanda bahwa sejumlah organ tubuh kita sedang berada dalam status siaga satu. 

Tubuh kita juga jangan sampai kekurangan hormon insulin. Biaya suntik insulin bisa berjuta-juta. Kalau aku, daripada bayar dokter berjuta-juta, lebih baik uang digunakan untuk membeli yang diinginkan dan/atau dibutuhkan. Padahal kita tak perlu repot-repot dalam membayar jasa dokter untuk sekadar suntik insulin. Hormon insulin ini banyak terdapat pada makanan-makanan tertentu seperti kacang-kacangan dan biji-bijian.

Kurang Serat

Eh, paham tidak dengan ungkapan 'karena kurang serat'? Well, memasukan suatu makanan ke dalam tubuh, itu juga memiliki hitung-hitungannya tersendiri. Makan banyak itu diperbolehkan, kok. Tapi, kandungannya itu diperhatikan. Mereka semua itu sebetulnya saling bersinergi. Kelebihan glukosa di dalam tubuh kita itu harus diimbangi dengan makanan-makanan yang mengandung hormon insulin (juga yang mengandung banyak serat). Sudah malas gerak, mulut mengunyah melulu, bagaimana pankreas, liver, dan empedu jadi ngos-ngosan? Tak mau, kan, seperti itu? 

Makanya, tak apa dengan memakan makanan yang banyak mengandung glukosa atau kalorinya tinggi, asalkan kita mengimbanginya dengan makanan-makanan yang kaya serat serta yang mengandung insulin (yang sangat dibutuhkan oleh tubuh). Karena insulin itu sangat dibutuhkan oleh pankreas. Sementara serat yang banyak ditemukan dalam sayur-sayuran dan buah-buahan itu sangat berguna untuk sistem pencernaan kita. 

HH Multi Grain 

Untuk mengatasi kekurangan insulin tersebut, aku menawarkan satu produk bagus. Namanya HH Multi Grain. Ini bukan obat. Ini sejenis sereal. Bisa dibilang oatmeal juga. HH Multi Grain ini mengandung banyak insulin yang dibutuhkan oleh tubuh. Kalian bisa lihat gambar di atas. Ada kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, hingga kacang almond. Konon, kacang merah itu memiliki banyak insulin di dalamnya. 

Omong-omong, jangan takut, HH Multi Grain ini tidak pahit. Sangat DEP SEDEP alias very delicious. HH Multi Grain ini berasa manis seperti buah labu. Sekali makan, aku jujur bilang, HH Multi Grain ini sangat mengenyangkan perut. Dua sendok HH Multi Grain yang dicampur dengan 150 ml itu bisa membuat kita kenyang selama 6 (enam) jam. Luar biasa hebat, kan? 

Yuk, ikutan aku untuk mengonsumsi HH Multi Grain ini. Sereal ini bisa memberikan serat dan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Daripada kita harus suntik insulin yang biayanya berjuta-juta, lebih baik beli HH Multi Grain saja ke aku. Hanya Rp 350.000 (harga sudah termasuk ongkos kirim). Manfaat HH Multi Grain bisa kalian di dalam gambar yang paling bawah. 












Jika tertarik, jika mau ikut mencoba HH Multi Grain, bisa hubungi aku untuk pemesanan produknya. Produk yang kujual itu 100% original. Hubungi aku di nomor Whatsapp 087791756320 atau immanuel.lubis@gmail.com.
Hanya Rp 350.000 saja! 😄















Comments