Very Deep Condolences to Them
















Entah siapa yang mengambil foto ini, bisa jadi istrinya. Terkesan seperti direkayasa, sebab aku sangat merasakan efek dramatis yang begitu kuat dalam foto ini. Dan, ini foto salah satu foto seseorang yang (katanya) mengorbankan nyawa demi menyelamatkan nyawa banyak orang. 

Selain dramatis, lucu juga. Kenapa jadi heboh begini? Kenapa baru hebohnya sekarang? Sebelum isu tengah viral ini, setiap ada kasus yang mengakibatkan hilangnya nyawa, dokter suka disalahkan, padahal yang bersangkutan sudah berusaha mati-matian sampai kata-kata tersebut sering dijadikan sebagai salah satu dialog dalam tiap adegan yang melibatkan profesi dokter. "Kami sudah berusaha yang terbaik, sisanya serahkan kepada Tuhan." 

Kenapa baru sekarang? Dan, kenapa terkesan berlebihan? Bukankah memang kewajiban dokter untuk menyelamatkan sebanyak mungkin nyawa? Apa karena virus yang katanya sangat mengerikan, bahkan lebih mengerikan daripada tsunami, gunung meletus, dan beragam bencana alam lainnya? 

Tapi, yah sudahlah. Aku selaku pemilik IMMANUEL'S NOTES mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada dokter Hadio Ali Khazatsin, dokter-dokter, dan segenap perugas medis lainnya yang sudah berkorban waktu, tempat, nyawa, dan banyak hal lain dalam hidupnya. Semoga arwah mereka semua berada di tempat yang selayaknya di dunia orang mati sana; dan selalu dilindungi oleh Sang Khalik.







Comments