Makan Aku Jadi Tambah Enak Karena Sambal Bawang Dapur Uti Wien








Maaf, salah ketik. Harusnya Uti, jadi Utu. 😣









Mungkin karena darah Batak dalam ragaku, aku jadi sangat menggemari yang berbau pedas. Apalagi kalau lagi makan daging-dagingan, tak ada sambal, kok rasanya ada yang kurang. Tak heran, tiap makan bakso, baksonya aku keluarkan, lalu aku cocorkan ke sambalnya (yang biasanya sih, kalau tak salah, sambal terasi).

Nah, begitu ada yang yang menjual sambal, aku langsung pesan. Kemarin-kemarin, aku coba mencicipi sambal roa dari Menado, wuih DEP SEDEP, terasa ada ikannya. Terus, sekarang ini, aku beli sambal bawang dari Dapur Uti Wien. Wah, sungguh tak menyesal aku membelinya. Pembuatnya jago membuat sambal, yang apalagi sampai harus dijual massal. Dibilang pedas, tak juga. Pas-lah untuk teman makan. Buat yang hobi pedas, wajib beli sambal bawang Dapur Uti Wien (nomornya tertera di gambar, yah!)


Dicocor ke telur rebus?
Ke siomay?
Ke bakso?
Ke daging sapi yang campurannya soto?
Bisa banget! 
Bisa banget ke apa aja, yang cocok pake sambel!
Pesan, deh, ke Dapur Uti Wien!
Ke 081223008031




Comments