Bernama Sama dengan Aku - (2)



















Perasaan, mau setahun Dani menikah. Aku tak pernah lupa kapan tanggal pernikahannya: 7 Oktober 2018. Haha. Kok bisa, yah? Apa mungkin karena aku dan Dani sama-sama pendiam dan tertutup? Koneksi antar orang pendiam yang menyebabkannya. Mungkin ini yang dinamakan solidaritas kaum introvert. Haha.

Oke, singkat cerita, Dani ini sudah memiliki anak. Wow,..... Dani, cepat banget loe ngebrojolin bini loe? Selanjutnya, yang aku juga tak tahu kapan melahirkannya,  anaknya diberikan nama Bryan Immanuel Sucahyo. Aku kira bercanda, namun sepertinya tidak. Wah, wah, wah. 

Well, Dani, suatu kehormatan namaku digunakan sebagai salah satu nama anak pertama kamu, yah. Doaku: semoga nama tersebut sangat berfaedah untuk anakmu ke depannya. Sama-sama selalu mendapatkan perlindungan dan pemberkatan Allah Bapa, yah. 

Oh iya, menanggapi yang berkomentar di sini, aku hanya mau bilang, aku rasa tidak seperti itu. Bukan pembenaran juga, namun aku rasa dorongan seperti itu dimiliki oleh tiap orang. Siapapun pasti kege-eran (bahasa halusnya: senang dan bangga) jika ada yang bernama sama dengannya, meskipun tentunya ada yang kurang suka (mungkin ingin namanya langka saja 😃✌). Itu juga membuktikan sisi ke-MANUSIA-an aku. Aku masih bisa narsis, masih bisa kege-eran. Haha.

Sekali lagi, terimakasih untuk Dani dan istrinya. Sukses terus, yak!











Comments