Yup, Yup, Yup
















Bagi yang sering banget baca IMMANUEL'S NOTES (padahal isinya sangat tak un-faedah), pasti suka melihat kata 'yup' di tiap post-nya. Kenapa Nuel Lubis suka banget mengucapkan kata tersebut? Tahu, nggak, alasannya? 

Alasan utamanya: sederhana banget. Sebuah film animasi yang aku tonton sepulang aku mengikuti EBTANAS, itulah pemicunya. Film animasi tersebut berjudul "Land Before Time". Tentang dinosaurus begitu. Lalu, ada salah satu tokohnya sering banget berkata, "Yup, yup, yup". Aku tidak tahu versi aslinya. Sebab, yang aku tonton itu versi terjemahannya. Tapi, sih, mungkin tak jauh berbeda, kali. Haha. 

Ducky dan "Yep, yep, yep". Dan, yeay, aku betul banget, ternyata nggak jauh berbeda.
Tebak, deh, nama tokohnya siapa? Ducky, dong. Walau sebetulnya aku sangat menyukai Little Foot, yang di satu sisi melankolis, di sisi lain pemberani banget. Haha. Terus, aku juga bingung saja, kenapa aku suka banget dengan dialog Ducky yang "Yup, yup, yup" itu. Entah karena Ducky lucu, entah karena si Ducky polos menggemaskan begitu, atau ada sebab-sebab lainnya, yang jelas efeknya itu sampai ke keseharian aku. Aku secara spontan seringkali berucap "Yup". Yang lalu berlanjut pada tiap tulisan-tulisanku. Kalau tak salah, dalam "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh", ada beberapa kali kata "Yup".

Haha.

Yak, itulah alasannya kenapa aku suka mengatakan "Yup". Karena tokoh sebuah film animasi yang aku tonton saat aku masih kanak-kanak.











Comments