Lima Pelajaran Utama Bermain Mobile Legends dari Noob untuk Noob









Life span yang garis biru itu.
 1. Aku baru tahu alasan kenapa beberapa player tak langsung turun ke markas untuk reheal saat life span-nya mulai berkurang. Alasannya: mungkin karena efektivitas. Kalau sedikit-sedikit harus balik, tentunya tidak efektif. Aku pernah beberapa kali kena semprot beberapa kali mundur ke markas untuk reheal. Kalau aku pikir aku memang kena semprot. Rasa-rasanya tak menyenangkan saat tengah menyerang musuh, rekan kita mendadak mundur dan balik ke markas, apalagi jika main kabur begitu saja tanpa pemberitahuan.









Sudah tiga kali kalah beruntun, sekalinya menang, aku malah tak sengaja AFK.
 2. Aturan Mobile Legends agak sedikit merugikan sebetulnya. Padahal, mendadak baterai ponselku mau low, ponsel menjadi berat juga, sempat hang pula, mau tak mau aku matikan, dong. Terpaksa, deh, aku AFK. Aku tak dapat bintang, walau timku menang. Huh!











Jangan terlalu memaksakan keseimbangan tim. Pakailah hero yang kalian bisa. Nanti, di dalam match, bekerja samalah dalam tim. Aku pernah menang dengan tim isinya marksman/mage semua.
3. Padahal sudah mau menang, eh batal. Semuanya gara-gara perkara lord. Aku inisiatif ke lord, yang dibantu oleh pengguna Angela (yang mana aku menggunakan Balmond). Sedikit lagi, lord berhasil kami kalahkan. Mendadak hero tim lawan datang. Dua sekaligus. Karena rekan-rekan lainnya sudah mati, agak kesulitan melawan musuh dan lord sekaligus. Lord pun akhirnya dikalahkan oleh musuh. Lord dipanggil musuh, dan sialnya lagi--satu tim masih dalam masa resurrection. Kalah, deh. Pelajaran: team work itu penting. Lord bukan jaminan menang. Apalagi untuk mengalahkan lord, minimal butuh 2-3 hero. Kalau kalian tank user, jangan ke lord sendirian. Rada susah mengalahkan lord dengan tank. Rata-rata tank hanya kuat untuk menghancurkan turret, bukan mengalahkan lord/turtle.







Tak sia-sia sering main. Dua kali MVP aku.
4. Sebisa mungkin, di awal permainan, jangan sampai mati dulu (baca: first blood). Terlalu sering mati itu kadang bisa mengganggu irama permainan. Salah-salah, kita bisa dituduh feeding. Sebisa mungkin jarang melakukan kesalahan, apalagi yang fatal. Utamakan tim, walau kalian jago bermain solo.














Sebelumnya menjadi musuh, eh mendadak berada dalam tim yang sama.
5. Kalau kalian sudah kena first blood, jangan panik sehingga nanti akan ada yang mati lagi, dan tim lawan yang diuntungkan secara nilai. Semangati tim dan hindari mati lagi. Jangan terlalu nafsu untuk nge-kill.




















Comments