Kepuasan Batin dalam Memberi

















Jumat kemarin, (8/2), entah kenapa aku merasa aku harus memberikan sesuatu ke salah satu teman SD aku yang bernama Erfina. Aku memberikan dia es krim stroberi, beberapa buah, dan sebuah ucapan 'selamat imlek'. Orangnya sih senang, saat aku berikan. Terlihat dari ekspresinya. 







Erfina, salah satu teman SD aku di SD Markus, Tangerang.






Well, tanpa harus dibalas apa yang kulakukan barusan, entah mengapa rasanya plong sekali, bahagianya! Haha. Rasanya bahagia sekali, memberikan sesuatu kepada orang, bahkan walaupun itu kita harus memberikan sesuatu dari kekurangan kita. Aku hanya memberikan seadanya dari yang aku miliki. Tapi aku merasa kepuasan batin yang amat sangat sekali. Hmmm.....

Mungkin inikah yang dirasakan oleh janda yang pernah diceritakan di salah satu nats kitab suci? Mungkin si janda merasakan hal sama dengan sama. Terkadang memberikan sesuatu bisa menjadi suatu kebahagiaan, khususnya jika niat kita tulus untuk memberi, yang jauh lebih baik lagi, tidak ada niat apa-apa. Anyway, sejak kecil, aku sering melakukan sesuatu tanpa ada niat apa-apa, entah itu niat baik maupun buruk. Yang saat ditanya, aku hanya menjawab: "Nggak tahu, yah. Gue cuma ngerasa harus aja ngelakuin. Kayak ngerasa tergerak aja buat ngelakuinnya." 

Selanjutnya, at last, aku hanya merasa tergerak saja untuk menceritakan pengalaman sepeleku kemarin jumat itu. Seperti merasa harus saja. Anggap saja ini sebagai pengingat untuk diriku sendiri bahwa memberi pun bisa memberikan suatu kebahagiaan, khususnya jika tidak ada niat apa-apa sama sekali. Ada kepuasan batin tersendiri dalam memberi.

Anyway, jangan lupa untuk ber-online shopping di SS Shop kepunyaan Erfina, yah!







Comments