Tuesday, June 9, 2015

Create Your Prewed Photos by "Tomodachi Photography"





"I see my little girl playing dress up, running through the yard, playing on a swing. I wil  try and respect the fact that you are older now. But you must understand that to me, you will always be my little girl. I may not be able to carry you in my arms anymore, but I will always carry you in my heart." - R&C Wedding at Bvlgari Hotel


Kata-kata di atas itu aku kutip dari sebuah akun Instagram yang bergerak di bidang fotografi pernikahan, @TomodachiPhotography. Membacanya itu, mendadak aku jadi kesetrum. Benar-benar terkesima. Sebab yang dikatakannya itu benar. Memang begitulah perasaan seorang ibu (dan mungkin ayah juga) saat putri kecilnya beranjak menikah. Apalagi kalau putrinya itu anak semata wayang. Sangat berat untuk melepaskannya. 

Tidak, tidak, tidak. Aku masih lajang, belum menikah, dan seratus persen laki-laki tulen (yang menyukai kaum hawa sejati). Aku bisa bicara seperti ini karena dua tahun lalu kakak sulungku itu menikah. Dari nama lengkapku saja, sudah tahu pasti pernikahannya seperti apa. Pakai pernikahan adat, dong. Dan dengan berbagai tahapan dan prosesinya yang sungguh menjemukan sekali (plus it made me so very bored and furious!!!), tanggal 5 November 2013, kakakku itu akhirnya mengadakan upacara pemberkatan nikah di sebuah gereja yang ada di Bekasi. Upacara resepsi dan adatnya juga di sana. Nah, pas resepsinya itu, ya ampun, sewaktu melihat ibuku merangkul sembari termehek-mehek kakak sulungku itu, hatiku sangat bergetar. Bikin merinding (walau tak sedang menonton film horor). Sejenak aku jadi berpikir, mungkin kelak jika aku berhasil mendapatkan satu orang gadis untuk kuajak berjalan hingga altar gereja, aku sebisa mungkin harus memperhatikan keluarga bakal calon mempelai wanitaku. Bagaimanapun memang iya, pernikahan itu bukan sekadar urusan dua orang saja. Itu pun melibatkan dua keluarga. Tak sekadar keluarga inti, namun juga keluarga besar; entah itu keluarga besar aku maupun keluarga besar si bakal calon mempelai. 

Ummphh...

Selepas pernikahan itu, lambat laun aku jadi sadar mengapa konsep pernikahan itu harus dipersiapkan matang-matang dan memakan dana yang tak sedikit. Banyak hal yang harus dipertimbangkan. Soal keluarga besar-lah, soal hiburan-lah, soal pemesanan tempat pemberkatan dan resepsinyalah, hingga soal foto prewed

Bicara soal foto prewed, awalnya aku sering bilang, "Buat apa sih foto prewed?" Namun setelah pernikahan kakakku itu yang sudah mau beranjak ke second anniversary, aku paham apa gunanya. Pastinya setelah pernikahannya berlangsung selama setahun hingga mungkin lima tahun ke depan, pasti ada timbul keinginan untuk bernostalgia masa-masa pendekatan, pacaran, atau mungkin pernikahan. Itulah gunanya foto prewed. Makanya foto prewed itu dikemas secara sebaik-baiknya. Siapa juga yang mau bernostalgia dengan foto-foto yang dibuat seadanya. Karena itu momen sekali seumur hidup (tak berbicara untuk yang poligami atau yang hobi kawin-cerai), pasti dibutuhkan jasa profesional yang memang ahli soal itu. Pula itulah kenapa banyak yang menggunakan jasa wedding photographer

Soal wedding photography itu sendiri, ada satu jasa yang aku luar biasa suka dengan hasil jepretannya. Namanya "Tomodachi Photography". Ah sayang "Tomodachi Photography" itu berlokasi di Bali. Kalau berada di Jakarta (atau minimal buka cabang di Jakarta), aku ingin menggunakan jasa "Tomodachi Photography". Tapi itu nanti, lho. Tidak sekarang--atau dalam waktu dekat. Busyet, aku belum ada bakal calonnya juga, ho-ho-ho!







































































Wow! The photos... are quite artistic and memorable! I really-really-really love them. And I already learned a lot, too. Well, I already got a lesson how to take a good picture very well. Maybe, someday, I'm gonna work in the wedding photography service either. Ha-ha-ha. 

Buat yang tinggal di Bali, Lombok, dan sekitarnya, yang juga hendak mengadakan pernikahan dan mencari jasa fotografer yang terbaik, amat sangat kurekomendasikan sekali "Tomodachi Photography" tersebut. Bisa dilihat kan, dari segala foto yang ku-capture itu?! Gila, itu bagus banget! Kebetulannya lagi, "Tomodachi Photography" memang khusus melayani pelanggan yang berlokasi di Bali, Lombok, dan sekitarnya. 

Sekadar info tambahan, mengapa namanya "Tomodachi Photography"? Itu karena nama fotografer yang lebih sering terlibat itu berbau jepang-jepangan. Namanya J. J. Haruki. Dilihat dari nama dan wajahnya, dia mungkin memiliki darah Jepang. Itu hanya asumsiku saja (yang terpengaruh kata salah seorang blogger). For your information, 'tomodachi' itu artinya teman dalam bahasa Indonesia. 






Sumber: Blognya Andrian Naradireja






"Tomodachi Photography" itu memiliki gaya foto yang natural, jurnalistik sekali, artistik, dan mengusahakan agar tiap fotonya itu selalu bisa bercerita. 

Soal tarif, mungkin agak mahal dari biasanya. Namun jika dilihat dari segala hasilnya, it's very worthy! They deserve to put the price, as I assumed. Kompletnya lagi, "Tomodachi Photography" itu juga menyediakan jasa foto lamaran, bulan madu, foto keluarga, sesi foto keluarga sewaktu pemberkatan atau resepsi. Malah "Tomodachi Photography" juga menyediakan penyimpanan foto-foto beresolusi tinggi dalam sebuah cakram DVD. Layanannya pun cepat, hanya tiga hari setelah acara atau sesi foto. Lebih puasnya, "Tomodachi Photography" juga mempersiapkan dirinya dengan berusaha mengabadikan momen pernikahan ke dalam seribu foto. Puas? Kalau bertanya ke aku, "Yes, I will say, 'yes'". Apalagi mereka juga mengirimkan album fotonya juga. Jadi, kita tak hanya menikmati foto-foto digitalnya, namun juga ada versi cetaknya. 

Oh iya, seperti kebanyakan fotografer yang bergerak di bidang yang sama, "Tomodachi Photography" juga mengirimkan minimal dua fotografer dan memiliki dua kamera saat melayani permintaan pelanggannya.   

Hayo, bagaimana? Tertarik? Yuk, ke Bali. Segera kontak "Tomodachi Photography" di:



Situs: http://tomodachiphotography.com/  
Alamat: Jalan Tukad Badung 2/10 Denpasar, Bali – Indonesia
Email: info@tomodachiphotography.com 
No. Handphone: +62 821 4405 8801/+62 361-8361381





At last, mungkin sekadar intermeso saja, untuk tampilan situsnya, "Tomodachi Photography" ini memiliki tampilan minimalis. Terlihat sekali mereka lebih menonjolkan hasil foto juga. Padahal jika ada beberapa informasi tertulis terkait "Tomodachi Photography", itu jauh lebih bermanfaat sekali. Bagaimanapun kita juga perlu tahu hal-hal apa saja yang sudah dan akan dilakukan oleh "Tomodachi Photography" itu. Soal bahasa juga, mungkin karena berdomisili di Bali (yang notabene banyak didatangi turis mancanegara), tak heran bahasa di situsnya itu menggunakan bahasa Inggris. Mungkin kebanyakan pelanggannya itu warga negara asing kali. Who knows





“Tulisan ini diikutkan di lomba review Tomodachi Photography

17 comments:

  1. Keren-keren hasil jepretannya.
    btw semoga bisa cepat" dapet calon jodohnya mas hehe :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin... Walau lebih suka doanya itu biar menang kontes sih, hahaha...

      Delete
  2. ciee kayaknya ada yg lagi di endors tukang foto nih haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hah? Di-endorse? Ini ikut kontes, Dit. Tau bisa menang ato kagak, hahaha... -_-

      Delete
  3. Lo kapan pake jasa mereka?
    #nyengir

    P.S.
    Btw singgalang itu koran daerah sumatera barat bang nuel
    bukan koran indie. memangnya ada koran yang indie? wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan, kapan,... kita bertemu lagi.... *eh malah nyanyi* :p

      Delete
  4. Ah selalu suka konsep photo story, terutama kalau diterapin di foto prewed. Yg saya tau cuma fotografer dari luar, Tanja Lippert sama Jonas Peterson paling favorit.

    Sukses ngontesnya, dan semoga bisa cepet bikin foto prewed juga. :D

    ReplyDelete
  5. aduh jadi pingin di foto kalau hasilnya bagus gitu :) kakanya eamg tinggal die Bekasi ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tinggal di Makassar. Itu mertunya yang di Bekasi.

      Delete
  6. Kereeeeeeeeeeen.
    Eh iya kapan ente foto begituan juga bang? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ntar yah kalo Hello Kitty udah mau nikah sama Garfield. Entah kapan tuh, hahaha.... xD

      Delete
  7. Beda yah hasil foto yang udah pro sama yang masih pemula. mungkin saya ga bakal sebagus ini :|

    ReplyDelete
  8. Aku juga gak ngerti sebenernya tujuan utama prewed itu apa ya, bang? Meskipun begitu tetep aja mau ikutan bikin foto prewed juga kan biar kekinian hha

    ReplyDelete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^