Tuesday, January 6, 2015

6 FTV Korea yang Layak Tonton Banget





Seorang sobat blogger, kita sebut saja Brigadir Kopi -- yang memang sempat menjadi nick-nya, pernah berujar: "Bencilah sekadarnya, siapa tahu kamu akan suka. Atau sukalah sekadarnya, takutnya kamu akan benci."

Nah, komentarnya yang tersangkut di salah satu postingan yang ada di blog ini (Bukan di blog tetangga ya) sungguh menyentilku. Terutama terkait kebencianku yang membabi buta terhadap segala tontonan dari negeri Ginseng. Satu kata buat itu semua: CENGENG. Tak logis. Berlebihan. Dan bla-bla-bla alasan lainnya.

Namun segalanya berubah, terlebih saat Agustus 2013. Waktu itu, tiga bulan sebelum itu, muncul stasiun televisi baru. Bukan berbayar juga. Dan di stasiun televisi baru itu mulanya begitu hobi menayangkan film-film Korea di jam yang cukup pewe (paling wenak, red), yaitu jam delapan malam. Karena suntuk dengan jenis tontonan yang ada, ya sudahlah coba tonton.

Penny Pinchers. Itu nama film Korea yang kutonton kali pertama. Ternyata bagus juga. Dari situ mulai tumbuh rasa cinta tersebut. Muncul pikiran: "Jangan-jangan film-film lainnya juga bagus-bagus?" Maka jadilah tiap sabtu-minggu di jam delapan malam, hobi mantengin kanal tersebut.

Dan ternyata, tak hanya film-film yang diputar kanal itu saja yang bagus-bagus. Yang tak diputar pun, setelah hobi obrak-abrik Good Drama, banyak yang menarik alurnya. Ide ceritanya segar. Cara pembawaannya juga menarik untuk disimak.

Namun tetap, aku masih emoh nonton drama televisinya. Durasinya, booo,.... nggak nahan. Bikin sekujur tubuh merinding dahsyat, ne.

Itu dulu. Dulu banget, sebelum aku tak sengaja menemukan kanal milik stasiun televisi sana. Namanya KBS. Iseng saja menonton drama televisi yang hanya berlangsung selama empat episode. Kalau tak salah ingat, "Puberty Medley". Tentang seorang siswa SMA yang sedari kecil selalu saja harus ikut orangtuanya pindah rumah. Alhasil dia tak punya teman yang benar-benar akrab dengannya. Sampai akhirnya, di sebuah SMA, nasibnya berubah drastis. Ayahnya tak berencanaa pindah tempat tinggal lagi. Gara-gara keputusan ayahnya, awalnya ia sempat kelabakan. Karena segala rencananya jadi buyar dan ia terpaksa harus menjadi pacar dari seorang siswi berprestasi.












Kedahsyatan cerita tersebut membuatku tertarik menonton hasil karya KBS lainnya. Tak terasa, sudah cukup banyak drama televisi satu episode yang kutonton. Kebanyakan dramanya itu berdurasi satu jam dua puluh menit. Maksimal segitu. Jarang sekali ada yang melampaui durasi tersebut. Dan walau berdurasi cukup pendek, jangan salah, ceritanya berbobot. Pengerjaannya juga apik. Tak membosankan. Bahkan kalau mau ditonton berulangkali juga tak mengurangi kenikmatannya.

Berikut ini lima drama televisi produksi KBS lainnya yang menurutku layak tonton sekali. Those are highly recommended. Check those out!




1. The Ultimate Miracle 
Tayang perdana: 10 Oktober 2014
Tentang seorang perempuan dokter bernama Han Myeongju, yang mendapat tugas (bisa dibilang seperti itu) dari atasannya untuk menyelidiki keanehan dari pasien yang pernah diperiksanya. Pasien itu seorang pria muda yang sebaya dirinya, yang tinggal di sebuah perkampungan yang dihuni oleh para penderita kanker. Setelah lama tinggal, ia akhirnya tahu bahwa pasien itu seorang penipu, yang pernah mendapatkan hasil diagnosis yang salah darinya. Walaupun seorang penipu, pasien itu ternyata benar-benar memberikan keajaiban nyata untuk para penderita kanker. Dari pasien itulah, Han Myeongju sadar bahwa tak baik untuk mematahkan harapan seseorang.
RATE: 100








2. We All  Cry Differently 
Tayang perdana: 24 Oktober 2014
Menceritakan mengenai seorang gadis SMA yang memiliki hasrat bisa kuliah di luar negeri. Namun sayang jadi terhambat karena ia memerlukan paspor dan harus ada persetujuan dari ayahnya. Di sinilah ceritanya  bermula. Ayahnya itu sudah lama bercerai dengan ibunya. Kondisi keluarga yang broken-home menyebabkan abangnya jadi berandalan. Itu semua membuat dirinya harus memupuskan begitu saja mimpinya untuk kuliah di luar negeri. Walaupun demikian, di tengah kegalauan itu, ayahnya yang sudah lama tak diketahui rimbanya, mendadak meneleponnya dan memberitahukan soal penyakit kanker yang tengah diderita.

Sesuai judulnya, yah memang benar, FTV ini membuktikan padaku bahwa tiap orang dari kita berhak menangis dalam bentuk yang berbeda-beda. Ada yang betulan menangis. Ada yang menangis dalam bentuk kemarahan. Ada pula yang menangis dalam bentuk keheningan seperti tokoh utamanya.
RATE: 100






3. Bomi's Room
Tayang perdana: 27 Juni 2014
FTV ini lucu. Sepertinya dibuat berdasarkan sudut pandang anak-anak yang naif. Bayangkan saja, ada seorang anak perempuan yang memiliki pembawaan cukup dewasa (bisa dibilang sok dewasa) untuk anak-anak SD seusianya. Bomi ini memiliki hobi suka menulis buku harian (yang selalu dibaca diam-diam oleh kakaknya), menonton film-film dewasa, dan cara bicaranya yang sok dewasa. Bahkan saking sok dewasanya, ia begitu gencarnya menjodohkan sang kakak dengan manajer dimana kakaknya bekerja. Ia melakukan itu semua agar bisa memiliki kamar sendirian. Selama ini, ia selalu tidur bersama kakaknya, yang sebetulnya merupakan ibu kandungnya yang sesungguhnya.
RATE: 100







4. The Three Female Runaways
Tayang perdana: 17 Oktober 2014
Pusat ceritanya berpusat di tiga perempuan. Seorang remaja putri, ibu rumah tangga, dan seorang hostess. Mereka semua kabur dengan alasan yang berbeda-beda, yang lalu bertemu di sebuah kejadian yang super kocak. Yang remaja SMA itu kabur karena tak tahan dengan perlakuan ayahnya. Yang ibu rumah tangga memilih kabur karena tak tahan disuruh-suruh seperti seorang pembantu. Dan yang hostess itu kabur karena muak sama perlakuan buruk mucikarinya. Mereka lalu perlahan-lahan jadi akrab dan mulai banyak mendapatkan pelajaran berharga.
RATE: 90 / 100







5. Don't Worry, I'm a Ghost
Tayang perdana: 15 Juli 2012
Romance iya, fantasi iya. Tentang dua orang kakak berkandung yang yatim piatu. Sang kakak itu orangnya introvert dan hati-hati. Sementara adiknya itu sedikit dikuasai oleh hedonisme. Akibat keberandalan sang adik, sang kakak jadi harus berurusan dengan hukum -- dan juga hantu. Yah, si kakak didatangi hantu korbannya, yaitu seorang perempuan muda yang sudah sejak SMA itu menyukai si kakak. Awalnya bikin repot, namun ia jadi malah menyukai si perempuan hantu tersebut, yang menjadi saksi kunci untuk sebuah kasus pembunuhan.
RATE: 90 / 100









"Jangan pernah langsung cepat menghakimi sebelum tahu  betul dalamnya lautan." - @NuelLubis

18 comments:

  1. kalau aku mau beli dvd korea harus lihta blog ini dulu deh buat panduan film mana yang aku suka,saking banyaknya judul bingung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.... Thank a lot. What a great honor for me...

      Delete
  2. Film Korea dan Jepang memang banyak yang idenya orisinil, kadang aneh tapi digarap bagus.
    aku juga kadang2 lihat dorama korea, tapi jarang2 paling lihat kalau direkomendasikan bagus oleh adek, salah satunya Reply 1994, itu bagguuuus pake bangeeet. salah satu film yang bagus itu Hello Ghost, terus Miracle in Cell no 7 juga sukses bikin nangis berjamaah hhaha
    film yg disebut ini belum aku lihat semua tapi hhehhe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, kadang kerasa aneh, tapui beneran dibuatnya secara apik banget. Nggak main2,

      Delete
  3. sampai sekarang saya ogah nonton drama korea, kecuali drama kolosal (itu juga beberapa)
    lebih suka film jepang soalnya.

    mungkin masalah selera kali ya. soalnya sebagus apapun drama korea menurut orang, teteup aja saya gak minat :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.... Iya yah, soal selera nggak perlu diperdebatkan juga.

      Delete
  4. Abis sidang mau nonton ini semuaaaa.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ketemu kan linknya di youtube? Itu ada semua di youtube. Coba search 'KBS - (nama film yang dicari)'. ^_^

      Delete
  5. Wiiih... kapan-kapan aku perlu nonton nih... Kayaknya bagus banget buat referensi plot sebuah cerita drama.... Untuk meningkatkan pengetahuanku tentang bagaimana cara membuat cerita drama yang baik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup. Cara mereka merangkai ceritanya emang luar biasa. Coba FTV Indonesia dibuat model begini, pasti banyak yang lebih suka produk lokal ketimbang luar. Hahaha

      Delete
  6. Nuel benci dan cinta emang beda tipis ya, dari benci bisa cinta, dari cinta bisa benci, dan baca postingan ini membuat setiap yang baca pada ngiler ingin nonton film rekomendasimu ini.

    Aralus caritana Nuel, jadi hayang lalajo euy! (haha Nuel bingung nggak ngerti)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sok atuh ditonton keun film-filmnya. Bagus-bagus pisan. Hahaha.

      Delete
  7. Udah biasa bang kalau yang suka jepang biasanya gak suka korea, begitupula sebaliknya. Kalau gue sih suka2 aja keduanya, k/j-popers hybrid kali ya hahaha

    Gue gak akan ngomongin selera a atau b. Suka gak suka kalau berkualitas ya harus di akuin kan hehehe

    ReplyDelete
  8. belum pernah nonton semua ftv ini. kalo high school love on itu masuk drama tv juga ya, Nuel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya bisa tuh. Belum nonton soalnya aku

      Delete
  9. Waaa~ langsung bookmark nih.
    Kali aja butuh bahan tontonan dalam kos. :D

    ReplyDelete
  10. pengen download semuanya.. mayan buat disantap weekend minggu dpn.. btw thanks utk recomendasinya.. main2 juga ke blog saya jasmialdebaran.blogspot.com

    ReplyDelete

Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^