Saturday, October 13, 2012

(Maybe) Mistake makes identity


Pernahkah kamu melihat beberapa nama temanmu, yang menurutmu agak aneh  dan tak biasa digunakan? Pernahkah juga kamu berpikir "Namanya aneh. Apa mungkin typo?" Iya typo. Kesalahan dalam penulisan. Bisa saja kan? Orangtuanya bermaksud memberi nama dia ini, eh pegawai Catatan Sipil malah kasihnya itu.

Itulah juga yang terjadi padaku saat lagi baca ulang buku tahunan wisudaku. Ada beberapa nama yang menarik perhatianku. Bukan karena aneh lagi. Tapi, yah benar-benar aneh. Nggak biasanya dan mungkin kalau dicari artinya dalam buku Kumpulan Nama-Nama Bayi Beserta Artinya, mungkin nggak bakal ketemu namanya. Contohnya itu (Really sorry for the owner of the name! I don't mean to look you down. :P) Christien. Dalam pikiranku, nama itu terasa aneh. Harusnya kan orangtua si anak memberikan namanya itu 'Christine'. Sepintas juga, aku berpikir bahwa mungkin saja awalnya orangtuanya berniat kasih nama dia 'Christine', tapi orang-orang di Catatan Sipil malah jadi kasih nama dia 'Christien'.

Atau ada juga nama temanku yang lainnya. Namanya dia itu Hatherina. Awalnya waktu baca namanya di daftar absen, kukira kesalahan tulis orang sekretariat. Mungkin harusnya tertulis Chaterina. Eh tahunya, berkali-kali dia menuliskan namanya Hatherina. Agak aneh sih dan lagi-lagi terbayang hal yang sama. Yaitu, bisa jadi ini gara-gara kesalahannya Catatan Sipil.

Yah tapi kalau dipikir-pikir lagi, bisa jadi kan karena kreatifitas orangtuanya. Mungkin juga ada harapan orangtuanya terhadapnya. Orangtuanya berharap si Christien atau Hatherina ini bisa lain daripada orang-orang yang menyandang nama Christine, Christina, Chaterina, Catherina, ataupun Catherine. Jadinya orangtuanya, khususnya bapaknya, ingin tampil beda dalam hal pemberian nama.

Oh yah, soal Catatan Sipil, pikiran itu timbul waktu lagi dengar khotbah kebaktian minggu.Waktu itu pendetaku bercerita soal namanya - yang kebetulan punya nama aneh juga. Nama pendeta itu Suriawan. Waktu itu, dia menceritakan bahwa dia pernah menanyakan ke bapaknya soal namanya itu yang agak nyentrik. Dia bertanya kenapa namanya itu 'Suriawan', bukannya 'Suryawan'. Dan bapaknya itu malah menjawab, "Sebetulnya bapak mau kasih nama kamu 'Suryawan', tapi petugas Catatan Sipil malah nulisnya 'Suriawan'."

Akhirnya pendeta itu menyandang terus nama typo tersebut. Lagipula kalau mau protes juga, percuma saja kan. Bureaucracy is so complicated, right? Moreover mistake even makes an identity. Yah gara-gara kesalahan, jadi bikin suatu identitas. Identitas unik, yang berbeda dari kebanyakan orang. Yakin banget, orang bakal ingat terus sama dia gara-gara namanya itu yang memang unik bin aneh. Apalagi, apalah arti sebuah nama. Selain itu, typo itu juga nggak selamanya merugikan.

Ada kalanya typo bisa juga menguntungkan. Contohnya itu seperti yang kuceritakan dan masih banyak juga hal-hal menguntungkan lainnya dari typo. Misalnya itu saat kita lagi isi pulsa. Eh tahunya salah satu nomornya itu salah dan jadi nomor baru yang rupanya ada yang punya. Alhasil pulsa yang kita sudah beli malah nyasar ke orang asing itu. Menguntungkan bagi orang itu, tapi menyebalkan buat kita.

Jadi intinya,bersyukurlah kalian yang punya nama aneh, unik, nyentrik, ataupun berbeda dari kebanyakan orang. Karena bisa jadi - selain ada harapan dari orangtua - ada pengalaman unik bin lucu di balik nama kalian. Behind a name, istilah kerennya gitu. :D

Hati-hati sama namamu!!!