Wednesday, August 15, 2012

Mimpi dan tafsirannya yang (mungkin) bertolak belakang


Aku suka melihat tafsiran-tafsiran mengenai mimpi, yang entah darimana datangnya. Kadang sering mengernyitkan dahi saja waktu bacanya. Soalnya suka aneh. Suka saling bertolak belakang. Mimpinya negatif, artinya bisa positif. Mimpinya positif, artinya bisa negatif. Itu maksudku. Contohnya seperti yang ada di situs berikut ini.

Mimpi sakit perut : Akan segar bugar dalam waktu yang lama.  >> Negatif jadi positif.

Mimpi menjadi tukang sihir : Akan mendapat suatu pengalaman yang menyedihkan atau yang kurang baik. >> Positif jadi negatif. 

Tuh kan, benar apa kataku?

Kalau akunya sendiri sih percaya kalau mimpi itu nggak sekedar kembang tidur saja. Mimpi itu bisa juga meramalkan sesuatu yang akan terjadi. Sama seperti yang pernah kubaca di Akitab dan di kitab Kejadian, yang dimana menceritakan soal Firaun yang bermimpi mengenai lembu kurus memakan lembu gemuk. Makanya tiap kali aku bermimpi di malam harinya, kalau mimpinya menarik, aku selalu pengin tahu apa maknanya.

Seperti waktu aku pernah bermimpi nyaris sebulan yang lalu. Waktu itu aku pernah bermimpi dapat uang dengan nominal di atas satu juta. Hanya saja uangnya itu diberikan padaku atas nama kakakku. Aku jadi merasa aneh dan benar-benar pengin tahu banget apa artinya (baca: kepo). Apakah itu bisa diartikan secara denotasi atau hanya kiasan saja? Sampai sekarang aku belum tahu makna tepatnya dari mimpiku itu barusan. Yah aku sih berharap saja jadi beneran. Kan lumayan uangnya bisa ditabung, didepositokan, lalu dijadikan modal usaha. Huehehe.

Atau contoh lainnya itu tadi malam. Aku bermimpi lihat temanku meninggal. Ceritanya itu bermula waktu temanku datang ke rumahku, dan mendadak ia jatuh sakit. Lalu ia mengafani sendiri tubuhnya. Sebelum ia mengembuskan nafasnya untuk terakhir kali, ia berwasiat agar nanti mayatnya dibawa ke suatu tempat. Tapi nanti mayatnya dipotong dulu jadi dua bagian. Bagian satu dilempar ke daerah X, bagian lainnya dilempar ke daerah Y. Hiiy. Aku langsung bergidik dan merasa aneh dengan mimpi tersebut.

Bangun-bangun, aku langsung googling via ponsel dan mencari artinya. Setelah lama mencari, ada juga yang kurasa cocok artinya dengan mimpi mengerikan tersebut. Artinya sih, katanya seperti ini:

Mimpi melihat orang mati atau orang yang telah mati.: Akan muncul bantuan yang tidak disangka-sangka dalam keadaan yang sulit atau akan datang berita baik.

Amin dah kalau artinya seperti itu. Semoga jadi nyata. Hahaha. Semoga saja mimpi dan artinya tersebut ada hubungannya sama cita-citaku. Semoga kerja kerasku dalam menggapainya ada hasilnya. Amin.

Tapi untungnya aku belum pernah mimpi jadi perempuan. Walau katanya artinya adalah akan menjadi senang dan mendapatkan harta, tetap saja ogah. Gimana kalau malah jadi terkabul beneran alias tanpa tafsiran. Amit-amit jabang bayi deh. Aku sih bukan kayak teman SMP-ku yang kayaknya trans-gender. Aku masih berbangga diri diciptakan sebagai seorang pria dan juga pencinta wanita (* Asyik dah bahasanya!). Mungkin kalau temanku bakal kesenangan kali yah atau dia jadi seperti itu mungkin gara-gara dapat mimpi seperti itu. Entahlah. Karena yang jelas, dia kalau mau hamil dan melahirkan kan harus menggunakan proses bayi tabung dulu. Seperti yang digunakan oleh Ricky Martin dan pasangan homonya.

Pernikahan sesama jenis itu kayak pasangan anjing dan kucing berikut ini. Hiy!


Eh, nih kenapa malah ngelantur yah topiknya? -_-

Intinya dan mungkin kesimpulannya, aku percaya kalau mimpi kita waktu tidur di malam atau siang hari atau kapanpun itu bukanlah sekedar bunga tidur saja. Pasti ada maknanya tersendiri di balik mimpi-mimpi tersebut. Apalagi aku juga pernah merasakan yang namanya mimpi jadi kenyataan.Waktu itu aku masih kelas 1 SMP. Sebelum pembagian rapor semester dua, kurang lebih sebulan sebelumnya, aku pernah bermimpi aku naik kelas. Yah ternyata itu memang benar. Aku naik kelas ke kelas dua. Padahal melihat rapor di semester satu, aku sudah ketakutan bakal tinggal kelas. Nilai-nilainya benar-benar kebakaran jenggot. Karena mimpi itulah, aku jadi optimis lagi bakal naik kelas. Dan mimpi itu merupakan satu-satunya dan yang pertama kalinya, aku merasakan mimpi jadi nyata atau bahasa lainnya, ramalan mimpi.

Sebagai penutup, aku juga berharap bisa memimpikan di mimpiku sendiri kalau bakal ada kerukunan beragama di Indonesia. Memimpikan, nggak akan ada lagi aksi perusakan tempat ibadah, mengganggu ibadah orang lain, ataupun kampanye yang mengarah ke SARA. Semoga itu jadi nyata deh. Amin. :D

Doa untuk bangsa ini: Semoga antar umat beragama saling rukun, ^^







* Sumber gambar: google dan kaskus.