Tuesday, April 17, 2012

(Mungkin) Posisi menentukan prestasi

Sekarang, hari ini, anak-anak kelas 3 SMA sedang sibuk-sibuknya Ujian Nasional (UN). Hmm, aku jadi selintas teringat peristiwa lima tahun lalu saat aku masih pelajar putih abu-abu. Aku agak-agak lupa tanggal berapa pastinya aku lagi UN. Tapi sih yang jelas, momennya itu sama persis kayak yang dihadapi adik kelasku sekarang (Berasa sesepuh deh!).

SEMANGAT UN, ADEK-ADEKKU TERSAYANG! ^^

Sama-sama ada isu bocoran jawaban UN, sama-sama belajar pagi-siang-malam demi lulus UN, sama-sama ada tulisan "Harap Tenang. Ada yang sedang Ujian!" di koridor sekolah, hingga sama-sama diatur tempat duduknya.

Ngomong-ngomong soal frasa terakhirnya itu, hal itulah yang membedakan antara anak SMA sama anak kuliahan, selain seragam yang dikenakannya. Kalau anak kuliahan kan, waktu ujian, mereka bebas mau duduk dimana saja. Mau duduk di belakang kek, mau duduk di depan kek, atau mau duduk tepat di hidungnya pengawas pun, yah monggo kalau bisa. Huehehe.

Sedangkan anak SMA? Agak menyedihkan. Entah itu UN, entah itu Ujian Semester, posisi bangkunya selalu ditentukan. Jadi terima nasib aja deh buat yang suka nyontek. Karena nasib bisa saja mengantarkan kalian ke posisi bangku paling neraka (Baca: di depan pengawas).

Anyway, berbicara soal anak kuliahan, ada satu istilah yang kukenal selama dulu masih kuliah. Istilah itu nggak tahu siapa pencetusnya, tapi sungguh berbau militer sekali. Istilah itu: POSISI MENENTUKAN PRESTASI. Biasanya istilah itu mulai terdengar dari mulut teman-temanku saat UTS/UAS akan dimulai, atau tepatnya saat pintu ruang ujiannya mulai dibukakan oleh Office Boy-nya.

"Posisi Menentukan Prestasi!!!"



Dan blaaaaast!!!!! Teman-temanku mulai berebutan bangku yang paling enak (buat nyontek).

Nah posisi yang paling sangat menentukan prestasi itu biasanya sih adalah:

1. Bangku-bangku urutan 1, 2, 3, hingga 4 dari belakang.



2. Bangku-bangku yang dekat dengan tembok kelasnya. Yah biasalah buat bikin 'prasasti' jawaban. Huehehehe.


3. Setelah poin pertama dan kedua terlaksana, tinggal memastikan kalau yang duduk di depan/belakang/samping kiri/samping kanan adalah mahasiswa/i yang cerdas dan tentunya 'mau berbagi'. Dalam hal ini, mau berbagi jawaban ujian.



Kalau poin 3 tak terpenuhi, setidaknya poin 1 dan 2 sudah terpenuhi. Yah lumayanlah bisa mengerjakan ujian dengan mengandalkan contekan (Biasanya di meja, tembok, atau di gadgetnya.) tanpa tatapan  dari pengawasnya. Sembari nyontek, juga berharap pengawasnya nggak patroli.

Terakhir, bila mau menyontek kalian sukses dan bisa dapat nilai A, kalian harus ikuti prosedur berikut ini. Check it out. ^^

1. Setelah posisi kalian sudah aman, berdoa ke Tuhan agar pengawasnya nggak patroli.
NO PATROLI PENGAWAS!
2. Kertas contekan sudah siap di kantong.




























3. Pastikan teman-teman yang cerdas mau diajak kerja sama. Yah minimal biar bisa kayak gini. Hehehe.


























Insya Allah, cara-cara tersebut bisa bikin nilai kalian A. Yah minimal B lah yah. Huahaha. :D

Ada yang tahu cara jitu buat nyontek lainnya? *wink

Nih contoh orang yang begitu niatnya nyontek. Hahaha.


PS: Sumber gambar bisa dilihat dengan cara mengklik kanan gambar yang bersangkutan.