Mas Yurizal, selamat jalan. Turut prihatin, kamu malah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan sebelum kamu meninggal. Sekiranya biarlah yang menciptakan kamu dan para perundungmu yang akan membalasnya. Percayalah, selain Maha Penyayang, Tuhan juga Maha Membalas, Mas.
Kekal kenanganmu, Mas Yurizal Tri Chaerawan. Damailah kamu di sana. Lihatlah dari sana, bagaimana cara misterius Tuhan akan membalasnya. Kamu hanya perlu menyaksikannya sendiri.






Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^