Kali ini aku... bingung mau mengikuti tren 2016 itu.
Aku merasa hidupku begitu saja. Seperti berlari di atas treadmill. Mau sekencang apa aku berlari, ternyata aku hanya stuck di titik yang itu-itu saja.
Antara apa sudah terkabul atau tidak. Antara apakah aku benar-benar berpacaran atau hanya sebatas HTS. Antara apakah aku benar-benar dikenal publik atau sekadar orang biasa yang sehari-hari hanya menghabiskan beras di rumah. Dan, masih banyak fenomena "antara" lainnya.
Yang aku bisa katakan, di 2016 itu, aku masih euforia novel aku tampil perdana di toko buku paling mentereng di Indonesia. Masih euforia, FTV aku tayang di 15 Desember 2015. Saking euforianya, aku nekat mengejar-ngejar oshi aku di sebuah idol group (inisialnya S). Nekat mengejar pengakuan S, dan sampai sekarang aku bingung, apakah dia benar-benar notice keberadaan aku atau tidak. Sungguh fenomena "antara" lainnya.
Oh, damn, aku, saat itu, di 2016, sering selfie, tapi hanya untuk dokumentasi pribadi. Tanpa ada niat dipublikasikan di media sosial.
Aku baru sering selfie, dan posting di internet, sejak Agustus 2019.


Comments
Post a Comment
Pembaca yang baik adalah yang sudi mau meninggalkan komentar. ^_^
Nice reader is the one who will leave lot of words in the comment box. ^_^