Rest in Peace, Bang Hilman!

 















Aku cukup kaget saat mendengar kabar bahwa salah satu penulis yang menjadi alasan aku begitu jor-joran menulis novel hingga detik ini telah berpulang ke pangkuan Allah. Turut berdukacita atas meninggalnya si pengarang Lupus, Bang Hilman Hariwijaya. Bang, masterpiece kamu yang agung akan selalu dikenang di dalam sanubari aku. Saking masterpiece-nya, kurasa sempat ada plesetan begini: 'lupakan urusan pacar, utamakan sekolah atau studi'. Konyolnya! 

Kemarin, berbarengan dengan meninggalnya rekan Boim Lebon ini, Mendiang Mami berulangtahun. Aku yakin  beliau sudah mendapatkan kado terindah dari Allah. Happy birthday, Mum. Ini, ada sedikit kado untukmu! 

Oh iya, aku turut memberikan dukungan untuk Ukraina. Support Ukraine, and stop war, please






Aku di usia sepuluh, nih. Masih kurus kerempeng. Masih bergingsul. Dulu aku agak tonggos, memang. 















Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~