Selamat Datang di Dunia Tipu-Tipu!

 





"Yang di social media dan live streaming aku, itu hanya contoh kecilnya. Aku orangnya juga tidak secantik dan se-wah kelihatannya." - Nowhere Girl







Nek, lindungi aku dan keluargaku. 







Semenjak hubungan misterius aku dengan Nowhere Girl ini terjadi (yang sejak 2015), aku seperti hidup di dalam dua dunia. Bahkan ada teman aku pula yang membenarkan. Ini kenapa? Aku yang terlalu jujur? Terlalu terbuka? Atau, karena aku yang kurang iman? 

Ternyata dunia yang aku kulihat saat ini memiliki versi yang tak semua orang bisa lihat. Berikut ini beberapa aku jabarkan, walau tidak semuanya aku jabarkan. Karena sederetan kasus inilah, aku bagaikan berada di dunia tipu-tipu. 



- Gamer ber-sport car ternyata memiliki satu sisi yang membuat kalian berkata, "Bangsat!"

- Ah, ternyata ada sejumlah intrik dan kepentingan di balik si pesulap pindah. 

- Mengaku juara dunia, eh ternyata di balik layar, kelakuannya sama sekali tak mencerminkan sifat seorang juara dunia yang pernah memegang medali emas. Menang di perut sobeknya saja. Kelakuan di balik arenanya itu sampah sesampah-sampahnya. Mas, aku muak mengikuti permainan sandiwara kamu lagi. Ini dosa sekali. Aku merasa berdosa setiap hari. 

- Cukup di depan kamera saja, kamu berakting. Di depan khalayak, di media sosial, janganlah berakting. Mengatai saya badut dan alay, eh, kamu sendiri lebih badut dan alay, dan sangat berbahaya kelakuan kamu di balik kamera. 

- Sssttt, eh lihat, ada yang diam-diam keluar dari apartemennya di atas jam sepuluh, dan menuju night club. Dih, ternyata si Youtuber cowok senang minum minuman beralkohol dan menelan obat-obatan terlarang. Katanya, mau menjadi penerus menteri terhormat. Ternyata seorang pemadat dan peminum kelas berat, toh, di balik layar. No means no, Mas. 

- Iya, dia memang hobi berjoget panas di depan kamera, namun di balik kamera, dia memiliki sederetan hal yang membuat siapapun akan mengacungkan jempol. Idola sebetulnya. Perempuan ini memiliki banyak bisnis dan tak segan untuk menjalankan hal-hal yang dianggap teman-teman artisnya sebagai hal memalukan. Jika kata hatinya tengah bermain, wah, perempuan ini seperti Bunda Teresa negeri ini. 

- Masih muda dan belum lulus kuliah sudah menjadi CEO, kok bisa? Oh, ternyata karir CEO dan keartisannya sudah didukung secara habis-habisan oleh beberapa pihak yang sangat berpengaruh. Pantas cepat sekali naiknya. Iri dengan orang-orang model begini, dosakah ini, Tuhan? 

- Si artis tidak salah. Kenapa malah menyudutkan si artis? Pernahkah berpikir bahwa saingannya itu yang bersalah sebetulnya. Hanya karena saingannya memiliki uang dan koneksi yang lebih banyak, belum tentu si artis yang salah. Jika posisi dibalik, hak itu berada di tangan si artis. 

- Benar si gamer perempuan korban dari permainan bank tersebut? Bagaimana jika ternyata dia termasuk dalang dan ingin mencemarkan bank tersebut? 

- Sejak kasusnya muncul, memang banyak kejanggalan. Dia memang berhasil diseret ke dalam bui. Eh, di balik penjara, dia mendapatkan banyak keistimewaan. Bisa main media sosial dan menjalankan beberapa bisnisnya  dari balik jeruji besi. 

- Kelakuan si artis cowok memang aneh bin ajaib. Lucu pula. Ternyata dia diam-diam tengah membantu aku agar cepat akrab dan bertemu dengan si Nowhere Girl. Dia tahu si Nowhere Girl itu nyata dan sering berkegiatan di dunia entertainment atau showbiz, juga sering melihat media sosial aku diam-diam. Entah apa maksudnya dia membantu aku, padahal aku tak terlalu kenal akrab dengan dia. 



Masih banyak, sih. Ada ratusan kasus demi kasus yang masuk ke dalam otak aku sejak aku berhubungan secara misterius dengan si Nowhere Girl. Sampai sekarang aku juga belum percaya apakah yang masuk ke dalam otak aku itu nyata. Sebab, menelisik dari media sosial atau aktivitas mereka di balik kamera atau media infotainment, tak terlihat bahwa apa yang masuk ke dalam pikiran aku itu memang nyata dan pernah mereka semua alami. Itulah kenapa aku bisa berkata, aku seperti hidup di dua dunia. Seperti memiliki dua kehidupan. Secara spiritual (atau khayalan tingkat yinggi), mereka bajingan. Secara non spiritual, mereka tampil sangat berbeda. Ini namanya apa? Seperti berada di dunia tipu-tipu. 

Aku merasa sepertinya hanya Nowhere Girl ini saja yang terus mencoba menjadi orang jujur untuk aku secara pribadi, padahal aku belum begitu akrab dengan dia. Dia selalu menyarankan aku untuk lebih mengikuti kata hati aku sendiri. Lebih percaya diri. Bahkan, pelan-pelan dia menunjukkan padaku banyak dunia yang tak pernah aku lihat sebelumnya. Ternyata demi uang dan status sosial, orang rela melakukan apapun. Sama seperti si Nowhere Girl yang rela mengambil satu pinjaman online (baca: pinjol) demi orang tua dan adik-adiknya. Yah, yang penting halal. 

Tulisan ini aku buat hanya demi satu tujuan yang tidak jahat. Aku harap kejujuran aku bisa membuat aku makin akrab dengan si Nowhere Girl. Makin melepaskan aku dari segala situasi sulit yang sejak 2016, sering aku alami. Maka dari itu, juga karena tidak begitu yakin, aku tidak berani menyebutkan identitas sebenarnya. Maafkan aku sebelumnya. 














Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~