Nrimo Disebut Horor

 











Tiga tahun lalu, aku sepertinya keberatan dengan predikat #MisiTerakhirRafael yang beberapa pihak mengklaimnya sebagai novel horor. Aku lebih suka menyebut "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" sebagai novel romance yang sedikit berbau misteri. Aku tidak sepakat novel berkaver coklat ini disebutkan menyeramkan. Entah seram dari mananya? 

Well, seiring berjalannya waktu, yah itu hanya anggapan beberapa orang saja, bukan pendapat mayoritas. Mungkin novel ini menjadi menyeramkan, karena ada bagian hantu-hantuan dan alam mimpi di dalam novel tersebut, walau tidak begitu mendominasi. Sama seperti serial #MbakyuStory dan #RiwayatMbakyu yang menurut pandangan beberapa orang, berbau horor. Mengarah ke death game, katanya. 

Kalau dipikir, menjadi penulis  sebuah cerita horor, itu bukanlah sebuah kejahatan. Tidak dosa juga. Bahkan R. L. Stine bisa kaya raya karena serentetan cerita horor. Aku mendadak teringat ucapan seorang teman yang berkata bahwa aku jago menulis cerita horor. Apa, iya, sih? 

Ya, sudah. Aku nrimo novel tentang Gabriel dan Mikha disebut mengerikan, walau bingung saja, ngeri di sebelah mananya. 














Comments

PLACE YOUR AD HERE

PLACE YOUR AD HERE
~ pasang iklan hanya Rp 100.000 per banner per 30 hari ~