Bu Veronica, Bukunya Bagus, Kok!

 












Minggu lalu, yang sebelum buku kumpulan cerita "Usah Tangisi Mereka yang Pergi", aku mendapatkan satu status Whatsapp yang begitu mengusik. Jujur, aku baru kali ini melihat hal yang seperti ini. Si pemesan buku telah pergi ke alam lain sebelum bukunya benar-benar tiba ke rumah si pemesan. Ini mengingatkanku dengan kejadian saat Opa Kwok meninggal tahun lalu (yang ditemukan setelah terbujur kaku). Satu kata: tragis! 

Untuk Ibu Veronica Chandrawati, semoga arwah Ibu tenang di alam sana. Segala dosa Ibu disucikan seperti sebuah kain kirmizi. Ibu juga tidak menyesal sudah membeli buku kumpulan cerita tersebut. Bukunya sangat bagus. Anak Ibu pasti sangat menyukai buku kumpulan cerita tersebut. Aku saja sangat menyukainya. 

Buku kumpulan cerita itu sendiri sangat luar biasa bagus di balik segala kesederhanaannya. Tak perlu diksi yang memesona untuk membuat kita tercenung setelah membacanya. Dari buku tersebut, aku belajar bahwa kebaikan itu memang sungguh aset penting. Mudah diucapkan, namun prakteknya sulit dilakukan. Kebaikan, membuat dilema setiap manusia karena cenderung terbentur dengan beranekaragam kepentingan, yang ujung-ujungnya gengsi. Tak semua orang malah yang seratus persen menyukai ide 'kebaikan' tersebut. 

Ah, sudahlah. Tak perlu lebih panjang kata lagi untuk mendeskripsikan buku kumpulan cerpen tersebut. Jika tertarik bisa hubungi Rumah Dehonian di 0821-7934-6007. 

Sekali lagi, turut mendoakan yang terbaik untuk ketenangan arwah Veronica Chandrawati. Terima kasih karena secara tidak langsung sudah mengenalkan buku yang sangat menyentuh ini kepadaku. 

Sekadar tambahan, buku kumpulan cerita ini ditulis oleh seorang pastur Katolik, namun bisa dibaca oleh semua kalangan yang sangat mencintai perdamaian sejati. 















Comments

Place Your Ads Here