Tiga Kejutan di Hari Ulang Tahun












Di hari ulang tahun yang ke-33 ini, aku  merasa wah sekali. Untuk kali kedua, hari peringatan kelahiran aku bertepatan dengan hari Waisak. Yang pertama itu terjadi pada tahun 2002 yang lalu (Maaf, aku baru mengecek ternyata saat itu  terjadi di tahun 2002, bukan 2003). Maaf untuk sedikit salah informasi di akun social media, khususnya @nuellubis yah). Kalau tidak salah ingat, itu jatuh pada hari minggu. Yang sekarang jatuh pada hari rabu. Istimewa sekali, yah. 

Yang kedua, walau aku bingung juga apakah ini bisa disebut kejutan atau tidak. Syok juga, karena sekali lagi mimpi aku menjadi kenyataan. Ada pejabat meninggal, dan kematian pejabat ini sudah aku lihat di alam mimpi sejak April 2020 yang lalu. Turut berdukacita atas meninggalnya wakil gubernur Papua, Klemen Tinal. Well, aku mendadak teringat kematian Mendiang Mami, yang sebelumnya aku sudah mendapatkan mimpi. Kaget juga, kasihan pula, yah pokoknya campur aduk. 

Satu berkat lainnya yang kuterima:

Akun aku di KBM app akhirnya berhasil terverifikasi, yang memungkinkan aku untuk bisa menghasilkan uang dengan menulis novel online di aplikasi tersebut. Terima kasih, Tuhan. Nyata sekali Engkau belum menutup jalanku. Aku jadi makin bersemangat menulis novel online di saat penjualan novel-novel fisik aku mengalami kemerosotan. Ternyata mukjizat sungguh terjadi untuk yang meyakini dan berusaha. Man jadda wajadda.

Beginilah ekspresi aku saat mendapatkan tiga kejutan tersebut. Tangis bahagia ini namanya. 

Walau Real Madrid gagal juara, setidaknya juara La Liga bukanlah Barcelona. Terima kasih, Atletico Madrid. Luis Suarez berhak bahagia setelah didepak dari tim inti Barcelona. 













Comments

Place Your Ads Here