Seminggu Nuel Lubis Bernostalgia melalui Jajanan Pasar

 













Ini terjadi sebelum bulan Ramadhan. Seperti sebelumnya, gambar di atas hanya ilustrasi. 

Oh iya, selamat menikmati saat-saat terakhir di bulan Ramadhan. Aku turut memohon pengampunan jika ada konten-konten IMMANUEL'S NOTES yang menyinggung para pembaca. 

Sekadar saran, sebaiknya berlebaran saja dulu di rumah. Jangan mudik dulu. Berlebaran di rumah juga tetap afdol, kok. Tetap cegah penyebaran virus Covid-19. 

Tema "One Weeks With" kali ini adalah kuliner dan nostalgia. Langsung saja simak, yuk! 













Hari senin

Padahal aku baru makan oatmeal, tapi tetap ingin mengunyah. Ini kenapa, sih? Kebetulan tukang bubur kacang hijau lewat depan rumah. Kupanggil, lah. Ah, dasar perut ini. Gagal sudah program diet aku.

Omong-omong, tukang bubur ini semakin makmur saja. Motornya sudah semewah ini. Ada boksnya pula. Dulu gerobaknya tak begini. 

Hari selasa 

Kenapa aku tidak bisa menahan diri untuk tidak jajan? Karena sudah lama aku tidak makan pisang molen, aku membeli sepuluh buah pisang molen sekaligus. Dasar rakus aku. Eh, aku penasaran, deh. Di tempat lain, pisang molen dikenal sebagai apa? 

Ingat pisang molen, aku mendadak teringat dengan masa kecil aku. Dulu aku sering sekali membeli pisang molen. Setiap mendatangi tukang gorengan, aku pasti selalu memilih pisang molen. 

Hari rabu 

Aku memang tidak tahan untuk tidak mencobai kuliner baru. Di daerah aku tinggal, ada penjual ketan susu. Nah, aku penasaran dengan rasanya. Langsung saja aku hampiri dan membeli seporsi yang berasa keju. Cukup DEP SEDEP! Anjayaniiiiii.....

Eh, ketannya ini mengingatkanku dengan Mendiang Mami. Dulu, semasa beliau masih hidup, beliau beberapa kali membuatkan kami sarapan berupa ketan dan pisang goreng.

Hari kamis 

Aku lagi kangen dengan masa lalu, nih. Sudah lama juga tidak minum es sari tebu hijau. Terakhir aku meminum minuman ini di tahun 2017 yang lalu--di Summarecon Mal Bekasi. Bedanya, yang ini versi abang kaki lima. Tak ada AC, namun ada semilir angin sepoi-sepoi. Ah, bahagianya. Ternyata kebahagiaan itu tak harus datang dari hal-hal mewah, yah. 

Hari jumat 

Chiki Ball, Cheetos, Chitato, dan Jetz. Mereka berempat adalah nama-nama snack yang menghiasi masa kecil aku di era 90-an. Ingat mereka, ingat Tazos pula. Hayo, masih ingat Tazos, kan. Anak-anak 90-an pasti tahu. Tak mungkin tidak tahu. 

Hari sabtu 

Wah, ini namanya mimpi jadi kenyataan. Dream comes true, nih. Terkabul sudah doa dan harapan aku yang sangat ingin mencicipi Viennetta. Akhirnya salah satu minimarket di dekat rumah menjual Viennetta juga. Berasa sultan saat memakan es krim yang sangat melegenda ini. Saat aku masih kecil, es krim Viennetta ini juga tak mudah untuk dikonsumsi, loh. Harus menabung dulu untuk bisa menikmati kelezatannya. 

Hari minggu 

Eh, ada tukang es selendang mayang. Beli, ah. Sudah lama juga aku tidak mencicipinya (yang membuat aku merindukan seseorang 😢). Di cuaca yang tengah terik seperti ini, memang sangat cocok menikmati kuliner yang dingin dan empuk seperti es selendang mayang ini. Sampai aku lima kali menambah porsi. Seperti tidak makan selama seminggu saja, yah. Haha.....















Comments

Place Your Ads Here