[POEM] Tersiksa, namun Bahagia















Aku tak terlalu paham dengan cinta
sebab aku tak pernah memulainya
Pun, aku berharap itu bukan kamu
Lagian, kenapa harus kamu?
Apa bagusnya kamu itu?
Kenapa harus kamu yang aku cinta?
Salahkah aku jika beranggapan ini suatu kesalahan?

Sampai detik ini, ini semua sangat menyiksaku
Namun, aku sangat menyukainya
Aku suka membuat diriku tersiksa karena cinta

Aku harap orang yang aku cintai itu bukan kamu
Aku harap ini kesalahan
Aku harap telah terjadi salah kirim
Mungkin bukan kamu, tapi orang lain
Berulangkali aku memikirkan itu
Terus menerus tiada henti
Ini sangat menyiksaku sebetulnya

Pada akhirnya...

Ini memang bukan satu kesalahan
Aku rasa ini bukan dosa juga
Rasanya aku memang sayang kamu
Rasa cinta ini tidak pernah menjadi suatu kesalahan!













Berikut ini sedikit catatan di balik pembuatan puisi di atas tersebut. 

Puisi ini merupakan bagian dari sebuah novel online aku yang tayang di aplikasi NovelMe. Bagian dari episode 73. Yuk, simak, yuk. Ini link-nya: BOY'S ANGEL Episode 73

Tambahan saja, foto paling atas merupakan foto sebuah rumah yang cukup bersejarah dalam karir kepenulisan aku. Dulu, di tahun 2013, rumah ini merupakan sebuah warung bakso. Di samping warung bakso, itu dulunya warung sembako (baca: sembilan bahan pokok). Kalau aku tengah jenuh di rumah, aku sering mampir di warung bakso tersebut. Si empunya warung sering menyemangati aku untuk tidak menyerah. Jika punya mimpi, cobalah dikejar dan diwujudkan. Well, berkat kata-kata motivasi si empunya warung, yang merupakan salah satunya juga, aku memiliki banyak karya dan salah satu karya sempat hadir di banyak toko buku nasional. Meskipun itu hanya temporer dan tak menjadi bestseller, aku tetap bangga dengan pencapaianku bersama "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh". 

Aku pun cukup bangga dan sangat berterimakasih kepada Raditeens yang sudah memberikan kesempatan, sehingga empat novel aku terbit di penerbit tersebut. Aku sangat bangga dengan "Kamisama no Cempe Kanefe", "Ai Shin'Yuu", "Amoreureka", dan "Cualacino".

Untuk ke depannya, selama bulan Ramadhan ini, aku mau sering bercerita mengenai perjalanan aku hingga memiliki karya yang tak bisa dibilang sedikit. Semuanya berawal dari tahun 2012. Stay tuned!















Comments

Place Your Ads Here