Arti Penting "Like"

 












Di usia yang sudah di atas 30, aku baru sadar hal yang satu ini. Aku bilang ini hal karena aku tidak tahu pasti apakah ini fakta atau bukan. Yang jelas, aku tahu sekarang bahwa jumlah like di social media itu sangat berarti di abad moderen seperti sekarang ini. Itu baru jumlah like, belum pula jumlah friend, subscriber, follower, atau apapun itu namanya.

Dengan jumlah like yang banyak, itu bisa menunjukan seberapa dipercaya diri kalian. Kredibilitas sebuah akun, walau itu hanya akun personal (dan juga privat), sangat ditentukan sekali dari jumlah like

Dengan jumlah like yang banyak, itu bisa menunjukan seberapa berpengaruh diri kalian. Kalau di dunia nyata, seberapa berpengaruh diri kita ditentukan oleh seberapa banyak kita mentraktir orang. Di dunia maya, hal itu bisa dilihat dari seberapa banyak di-like

Dengan jumlah like yang banyak, itu bisa berfungsi sebagai parameter seberapa kita dikenal orang. 

Dengan jumlah like yang banyak, itu bisa menunjukan apakah kita benar-benar dekat dengan orang-orang dalam lingkungan di mana kita terlibat di dalamnya. 

Dengan jumlah like yang banyak, itu bisa menunjukan seberapa banyak kita disukai orang. 

Aku mendadak teringat dengan aksi nyentrik seorang webtoon creator, yang mana iseng meminta doa 'get well soon' dari para pembaca webtoon-nya. Ah, mungkin jumlah like juga berpengaruh dengan tingkat kepedulian orang ke kita. Alih-alih mengucapkan turut berdukacita langsung, kita malah memberikan like

Lalu, kalau ada yang menikah, mungkin jumlah like itu sama berharganya dengan jumlah amplop yang diterima pada saat kita mengadakan sebuah kondangan atau hajatan. 

Apakah jumlah like bisa menjadi sebuah parameter kita baik atau tidak? Itu bukan suatu hal yang mustahil. Aku pernah dengar ada seorang public figure yang jumlah follower dan like-nya berkurang drastis setelah satu skandal menimpa diri si public figure. Salah berucap, hujatan langsung datang, jumlah follower dan like langsung turun drastis. Makin banyak like-nya, makin baik seseorang. Makin sedikit like-nya, makin jahat seseorang.

Apakah seberapa jatuh atau pecundangnya seseorang bisa dilihat juga dari jumlah like? Ah, semua hal itu mungkin saja. Apapun bisa terjadi. Intinya, yang aku lihat, jumlah like itu sangat berpengaruh dan memiliki satu dampak khusus kepada kehidupan sehari-hari kita. Apapun  itu profesi kita, jangan anggap remeh jumlah like pada konten social media kita. Itu baru jumlah like, belum membicarakan jumlah subscriber atau follower-nya. 

Omong-omong, bagaimanakah cara mengumpulkan like dalam jumlah banyak, sementara jumlah like itu sendiri sudah berpengaruh pada seberapa disukai, seberapa berpengaruh, seberapa dekat, hingga seberapa dipercaya dan dipedulikan? Bagaikan sebuah misteri ilahi. Itu seperti sebuah pertanyaan klasik: mana yang lebih dulu, ayam atau telur?







Comments

Place Your Ads Here