Kata Dias, Itu Ngelilir

 










Pada suatu hari, di sebuah timeline, ada seorang teman yang membuat aku teringat dengan Almarhum Dias. Dia berkata, "Tidur ayam itu lebih melelahkan daripada nggak bisa tidur, yah? Udah tiga jam, tidur ayam terus. Kebangun karena ujan."

Tahu tidur ayam, kan? Tidur ayam itu kondisi di mana tubuh kita terlihat tidur, nyatanya tidak. Otak kita tidak dalam kondisi tidur sebetulnya. Beberapa orang menyebut tidur ayam ini sebagai ndusel-ndusel. Ada bilang ini sleep paralysis. Bahkan Almarhum Dias bilang tidur ayam itu ngelilir, yang katanya itu merupakan suatu kondisi di mana di alam mimpi kita tengah terjadi suatu interaksi atau kehidupan layaknya di alam nyata. Bahasa lainnya (yang tercantum juga di "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh"), datang ke alam mimpi.

Yah, begitulah. 

Anyway, once again, thank to Dias. Terima kasih banyak, Bro, atas segala petualangan aneh bin ajaibnya (layaknya Petualangan Don Quixote) selama lu masih hidup. Terima kasih banyak juga atas banyak wejangannya. Terima kasih banyak juga sudah mau menemani aku untuk inspeksi novel aku di beberapa toko buku.

Kelebihan lain dari seorang Dias: 

Dias ini sosok yang luar biasa. Dia pula yang mengajarkan aku ilmu ikhlas yang sesungguhnya. Dia mengajarkan pada aku bagaimana caranya lebih berserah kepada Tuhan. Orang yang sangat apa adanya pula. Berani berbuat, berani bertanggungjawab. Walau Dias kadang suka agak sombong dan mementingkan diri sendiri, sebetulnya Dias itu sangat baik dan tulus dalam membantu. Sangat berjiwa satria sekali. Tidak pernah sembarangan menceramahi apalagi menghakimi seseorang. 

Pada satu hari sebelum Valentine's Day ini, aku berdoa yang terbaik untuk arwah Kristoforus Bramandias. Doaku juga yang terbaik untuk keluarganya yang tampaknya masih tinggal di Bekasi Permai, khususnya untuk Dira, yang mungkin tengah berjuang untuk menyelesaikan kuliah S1-nya.

Selamat menjelang hari kasih sayang! Selamat ngelilir juga! Mari sebarkan cinta entah di dimensi atau alam mana pun!

Ah, menurutku, Dias memang seorang social justice warrior yang sesungguhnya.
























Comments

Place Your Ads Here