Ayo Tangkal Virus Penyakit dengan Samori!

 







Khusus Jabodetabek, yang cari beras merah dan beras ketan, bisa order ke aku. 







Bapak yang mengantarkan beras premium ukuran lima liter ke rumah aku itu kuat, yah? Cukup berenergik, menurutku. Kadang aku berpikir apa mungkin dia mengonsumsi buah mengkudu. Loh, kenapa harus buah mengkudu? 


Buah Mengkudu

Sudah tahu buah mengkudu, kan? Buah mengkudu ini penampilannya kurang sedap dipandang. Secara rasa, big no-no. Pahit. Berdasarkan pengalaman aku, buah mengkudu itu memang pahit. Tak banyak yang tahu buah mengkudu ini sering digunakan dalam penganan bernama rujak. Kalau di dalam rujak, masih gurih, sih, yah. Pahitnya mengkudu tertutupi oleh sambal rujak yang pedas nan manis. 

Di balik penampilannya yang kurang aduhai dan rasanya yang pahit, siapa sangka buah mengkudu memiliki sejuta manfaat, khususnya untuk tubuh manusia. Buah ini kaya akan asam amino. Tujuh belas asam amino berada di dalam buah mengkudu ini. Selain itu, buah mengkudu juga kaya Vitamin C dan mineral. Vitamin C amat bagus untuk kesehatan gigi dan gusi kita. 

Tak hanya itu, buah mengkudu juga mengandung scopoletin, yang sangat bagus untuk penderita hipertensi, keram menstruasi, dan detoksifikasi tubuh. Kandungan scopoletin dalam buah mengkudu bisa untuk mengencerkan darah. 

Terakhir, buah mengkudu juga mengandung proxeronine. Dengan proxeronine, kita bisa memiliki healing system. Kandungan itu juga bagus untuk kulit. Oh, aku ingat, buah mengkudu bisa digunakan untuk mengobati penyakit kulit seperti kudis atau panu. 

Manfaat buah mengkudu itu luar biasa, yah. Belum lagi, buah mengkudu juga bisa untuk menambah stamina. Imunitas terjaga dengan rutin memakan buah mengkudu yang pahit. Wah, padahal buah mengkudu itu banyak manfaatnya, namun kenapa kita enggan memakannya? Ter~la~lu! 


Samori

Sekarang, ada cara lain untuk mengonsumsi buah mengkudu dengan nikmat. Ada Samori, minuman yang diekstrak dari buah mengkudu. Tepatnya lagi, Samori adalah konsentrat cuka buah mengkudu. Tak usah takut, karena seperti Vinmori, Samori tidak sepahit buah mengkudu. Ada rasa manisnya. Selain itu, Samori juga cukup praktis untuk dibawa ke mana-mana; yang dikemas dalam botol ukuran 30 ml (yang setara dengan 2000 ml cuka mengkudu). Usianya pun lumayan lama. Masa kadaluarsanya itu dua tahun. Terakhir, Samori ini kaya akan prebiotik, yang membantu kita dalam melawan segala serangan virus penyakit. 

Sebetulnya antara Vinmori dan Samori itu sama saja. Mereka sama-sama berbahan dasar dari buah mengkudu. Yang membedakannya itu hanya botol kemasannya. Samori jauh lebih mini. Hanya 30 ml. Baik Samori dan Vinmori, keduanya merupakan cara paling lezat untuk mengonsumsi buah mengkudu. 












Untuk pemesanan:

Nuel Lubis HWI

087791756320 | immanuel.lubisgmail com














Comments