Portmanteau, Proprietary Eponym & Onomatopoeia

















Portmanteau adalah suatu penggabungan kata-kata, di mana bagian pelbagai perkataan atau bunyi tersendiri digabungkan menjadi perkataan baru. Ambil contoh, kalau di dalam bahasa Indonesia, rudal. Tak banyak yang tahu, rudal berasal dari dua kata: peluru dan kendali. Rudal itu kependekan dari peluru kendali.
Kalau di dalam bahasa Inggris, brunch berasal dari kata breakfast dan lunch. Itu merupakan jam makan antara sarapan dan makan siang. Anak-anak Jakarta Selatan pasti tahu istilah ini. 

Lalu, masih ada kaitannya dengan Portmanteau, ada istilah yang disebut Proprietary Eponym. Proprietary Eponym ini sama saja dengan Portmanteau. Hanya saja, di dalam Proprietary Eponym, penggabungan dua katanya itu berasal dari sebuah trademark atau merek dagang--atau nama brand tertentu. Contoh: Podcast, yang berasal dari kata I-Pod dan broadcast. I-Pod itu kan nama merek sebetulnya. Tapi, beberapa orang menganggap I-Pod sebagai nama benda. 








 







Sementara, Onomatopoeia itu istilah dalam bahasa Jepang (yang kutahu sejak 2014 begitu, itu juga dari teman, CMIIW), untuk menunjukan tiruan bunyi tertentu. Kalau di dalam bahasa Indonesia, contoh Onomatopoeia itu adalah meong. Dalam bahasa Inggris, meow. Dalam bahasa Jepang, nyāo.

Sampai di situ, paham? Kurasa, penjelasanku sangat jelas, yah.







Comments