Duka Mendalam seorang Nuel Lubis












Hufftt...

Baru awal Mei, sudah seperti ini. Kita masih menghadapi pandemik Corona yang entah kapan akan benar-benar pergi, eh masalah silih berganti bermunculan. Too much bad news, menurutku.

Aku turut prihatin atas aksi prank yang dilakukan oleh Ferdian Paleka, seorang Youtuber asal Bandung tersebut. Belum lagi, aku menaruh iba saat seorang paranormal bernama Roy Kiyoshi terkena kasus narkoba. Terakhir, aku menaruh rasa iba yang seiba-ibanya atas beberapa sosok yang meninggal, entah terkenal atau tidak.

Turut berbelasungkawa atas meninggalnya:
1. H. Syahrul, SPd, walikota Tanjung Pinang (yang katanya karena Corona; yuk, jangan meremehkan Covid-19 #staysafe #stayhealthy #stayalive );
2. Romo Eddy Surianto, romo yang memimpin ibadah pertunangan salah seorang sahabat aku, Mas Pondi;
3. Adi Kurdi, aktor yang sangat hebat, yang aku sangat suka dengan penampilannya di acara Peneguhan Iman Katolik;
4. (...)

Sebetulnya masih banyak berita duka lainnya. Mereka datang silih berganti. Ibarat rejeki dan jodoh, yang namanya maut, tak akan ada yang bisa menebaknya. Dan, untuk mereka yang memilih untuk kembali ke pelukan Allah Bapa, aku turut berbelasungkawa. Kuberikan doa yang terbaik ke mereka semua, apapun itu agama dan keyakinannya.

Terakhir, aku turut mengucapkan keprihatinan atas banyaknya bencana alam yang menimpa Indonesian, yang salah satunya itu gempa bumi berskala tujuh yang menyerang daerah kepulauan Maluku.

Marilah kita berdoa yang terbaik agar pandemik ini, agar segala berita buruk ini, perlahan-lahan berkurang. Hilang, itu mungkin terasa mustahil. Sebab, seperti itulah hidup, ada berita baik, ada berita buruk. Good news, bad news. Marilah kita coba melihat yang baiknya saja.

Semangat, Semua!










Comments