Seminggu Nuel Lubis Menenggak Teh Kemasan
















Hari senin
selalu seperti ini. Ke mana aku pergi, aku selalu saja kehausan. Mau tak mau aku harus masuk minimarket lagi. Daripada beli air mineral, apalagi aku belum makan juga, sekalian saja aku beli teh. Di kemasannya, tertulis 'oolong tea'. Sejenis teh Jepang begitu. Sudah sejak lama sekali, aku sangat menggemari teh-teh Jepang. Teh Jepang memiliki cita rasa yang sangat kuat sekali dan sangat menyegarkan. Eh, sebetulnya aku belum pernah meminum teh Jepang yang betulan. Teh Jepang yang sering kuminum itu seperti MyTea ini--yang dalam bentuk teh kemasan seperti ini. Hehe.

Hari selasa
Teh dan apel. Ah, itu kombinasi yang sangat luar biasa untuk aku. Aku suka teh, pula aku suka apel. Makanya, keberadaan teh rasa apel ini sangat kusukai. Meskipun, yang kuminun ini bukan berasa apel. Yang berasa apel tersebut lagi kosong stoknya. Terpaksa aku beli  Fruit Tea yang berasa anggur dan stroberi. Tapi, tetap DEP SEDEP, kok.

Hari rabu
Ha, ha, ha,..... pedas sekali lontong sayur ini. Kayaknya aku kebanyakan menaruhkan sambal. Dengan tergesa-gesa aku menghampiri warung terdekat. Kucomot saja sembarang minuman asalkan dingin. Aku baru menyadarinya yang kuambil ini Frestea  rasa apel, saat aku sudah menenggaknya hampir setengah dari isinya. Wah, ini namanya blessing in disguise. Di saat aku kepedasan, tanpa sadar dan tak sengaja aku malah berhasil meminum teh rasa apel. Thank, God!

Hari kamis
Aku baru tahu Teh Kotak dan Ultra Milk ini berasal dari perusahaan yang sama. Mereka berdua sama-sama berasal dari PT Ultrajaya Milk industry Co. Tbk.  Mungkin tak banyak dari kita yang mengetahui fakta-fakta sepele seperti ini. Biasanya kita hanya cenderung menikmatinya tanpa mau repot mencari tahu hal seperti nama perusahaan yang memproduksinya. Padahal, ada gunanya juga mengetahui hal-hal tersebut.

Hari jumat
Ingat Teh Pucuk, ingat Bang Joni (itu nama abang sepupuku). Gara-gara satu kejadian lima tahun yang lalu, aku jadi menyukai minum Teh Pucuk. Teh Pucuk ini rasanya berbeda dari teh-teh kemasan lainnya. Selain itu, harganya hanya Rp 3000. Itulah beberapa alasan aku sangat menyukai Teh Pucuk. Hehe. 

Hari sabtu
Ichi Ocha ini kayaknya sudah lama eksis di Indonesia. Aku lupa sejak kapan, tapi Ichi Ocha merupakan teh Jepang kemasan yang paling sering ditemukan di mana-mana. Harganya juga relatif murah. Hanya Rp 5000. Rasanya seperti teh Jepang kebanyakan, walau aku pengin sekali meminum teh Jepang asli, yang bukan teh Jepang kemasan.

Hari minggu
Sebentar, aku mau mampir dulu. Cape aku berdiri melulu di dalam bus. Langsung saja aku membuka kulkas si empunya warung. Kuputuskan untuk membeli Nü Tea yang rasa green tea. Oh iya, Nü Tea ini sangat berasa sekali rasa madunya. Cocok diminum saat keletihan akibat perjalanan jauh. 







Comments