Bersepeda menuju Tempat Penitipan Sepeda








Nuel Lubis tengah berada di Jalan Raya Sek-Neg.









Latar tempatnya adalah salah satu tempat penitipan sepeda yang ada di dekat rumahku. Sudah sejak kecil (yang lupa sejak tahun berapa, mungkin sejak aku TK yang sejak tahun 1993), aku tinggal di daerah Kebon Nanas, Tangerang. Tak banyak yang tahu, walau daerah tersebut salah satu daerah pinggiran kota Tangerang. Jika warga non-Tangerang tengah menuju ke Tangerang (khususnya menuju pusat kota Tangerang), kemungkinan besar bakal melewati daerah di mana aku berdomisili. Apalagi sebelum tol Alam Sutera dan Green Lake dibuka, 90% pasti akan melewati. 

Keuntungan tinggal di daerah pinggiran memang seperti itu. Ke mana-mana itu mudah. Transportasi tak sulit didapat. Lalu, tak perlu sampai harus gonta-ganti kendaraan berkali-kali hanya untuk ke suatu tempat. Kurang lebih itulah yang kualami. 

Nah, demi menghemat ongkos ojek (dan becak), sejak dari rumah, aku mengayuh sepeda. Sepedanya aku titipkan ke tempat penitipan sepeda dan motor. Sehabis dari situ, aku sudah berada di jalan rayanya. Lalu, aku tinggal pilih mau naik apa. Entah itu kendaraan online, angkot, bus umum, bus trans, taksi, hingga ojek pangkalan.

Kurang lebih, begitulah sedikit gambaran dari daerah aku tinggal. Yah, barangkali ada pembaca yang ingin tahu, hehe. Yang karena itulah, aku jadi sangat mengakrabi olahraga bersepeda (dan jalan kaki).







Comments