Apa Kata Teman-Teman tentang "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" - BAGIAN PERTAMA







"Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" bersama Erland yang tinggal di Bogor.










Sudah hampir sebulan ini, aku begitu aktif bernostalgia dengan beberapa temanku sewaktu masih bersekolah di SMP Markus. Lalu, mereka cukup kaget saat aku berkata bahwa aku seorang penulis buku dan yang menulis "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" yang sangat legendaris. Haha.

Berikut ini beberapa screenshoot hasil obrolan dengan beberapa teman (yang kebanyakan tinggal di Tangerang). Anyway, aku sengaja crop dahulu. Sebab, aku sejak dulu memang begitu. Aku sangat menghargai kerahasiaan dan privasi seseorang. Well, tiap aku mencantumkan screenshoot, itu memang screenshoot asli, Guys. Itu dari chat betulan; bukan setting-an (Cuz, aku tahu, ada begitu banyak aplikasi untuk membuat chat fiktif). Tapi, terserah kalian. Aku tak bisa membuat seseorang untuk percaya. Yang jelas, aku selalu coba untuk jujur sebisa aku. 

Oh iya, tambahan, sebetulnya jumlahnya bisa lebih dari tujuh. Sayangnya, beberapa chat sempat terhapus sebelum berhasil aku abadikan. Yo weis, ndak apa-apa. Angka 7 itu sendiri juga sudah mengingatkanku dengan seorang sahabat. Hiks! 😢

OK, then, CHECK IT OUT!






Tanggapan dari Zaenal lewat SMS.








Tanggapan dari Yongky Maspaitella, si penulis lagu berbakat.








Tanggapan dari Andri.








Tanggapan dari Murni.








Tanggapan dari Elisabeth.








Status Whatsap aku ditanggapi oleh Ramot.








Tanggapan dari Sakanti.








Comments