[PART ONE] Para Tokoh dan Inspirator-nya







Tak menyangka, sudah dua tahun "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" berkibar. Jujur saja, novel ini tak seperti yang didengung-dengungkan. Kisah antara Gabriel dan Mikha itu sebetulnya banyak mengambil nama, latar, dan peristiwa dari segala pengalaman hidupku, khususnya saat masih berkuliah di fakultas Hukum Atmajaya, Jakarta. Terlebih lagi, nama tokoh-tokoh di dalam novel tersebut terinspirasi dari nama orang-orang yang aku kenal. Penasaran, kan? 

CHECK IT OUT!









Diana itu perempuan gendut tersebut. (📷: Alvin Boris)
1. Diana Cynthiasari
Perempuan bertinggi 170 cm yang hobi berdandan menor ala emak-emak, terinspirasi dari dua teman kuliahku, Diana Octavia dan Cynthia Nuryanti (yang kalau ke kampus, pasti selalu menor dandanannya ala emak-emak, yang kebetulan rada centil). Karakter Diana itu perpaduan dari Diana dan Cynthia tersebut. Nah, Diana itu sendiri, orang yang sebenarnya, yang ada di foto. Itu loh, fotoku saat tengah bermain AyoDance. Ada perempuan gendut, kan? Itu Diana, seorang teman yang menginspirasi kelahiran tokoh bernama Diana Cynthiasari tersebut.







2. Arini
Arini di "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh", yang bertubuh 160 cm, berambut panjang, berkacamata, berkulit agak gelap, dan pendiam, itu terinspirasi dari teman kuliahku juga. Namanya Arini.

Aku rasa, sepertinya tepat sekali, jika Mikha yang judes, memiliki teman yang centil dan bawel seperti Diana dan teman pendiam seperti Arini. Kenapa harus perempuan bernama Arini tersebut? Entahlah, aku seperti tergerak saja menciptakan tokoh bernama Arini yang terinspirasi dari temanku itu, yang memang orangnya pendiam.






Yang mengacungan jari, itu Douglas.
3. Douglas, Rudi, dan teman-teman pecinta alam Rafael
Sebetulnya di "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh", nama teman-teman pecinta alam Rafael Kustandi Hutagalung itu ada banyak. Masih ada Jefri, Hendra, Radith, Marcel, dan Benny. Tapi, well, dua nama itu saja yang ditunjukan di post ini. Dan, mereka semua itu terinspirasi dari teman-teman kuliahku yang dulu lumayan aktif di Mahupala (Mahasiswa Hukum Pecinta Alam), Atmajaya. Yang di foto tersebut, searah jarum jam yah: Marco Kumar, Toro, Paulus Douglas Siagian, dan Rudi "Lapet" Rumapea. Marco, Douglas, dan Rudi Lapet, mereka semua itu aktif di Mahupala. Aku banyak tahu soal dunia pencinta alam, karena aku sering mendengar kisah mereka sehabis climbing dan rafting. Gunung Gede itu pun salah satu tempat yang mereka sering datangi.






4. Edu Garcia
Alvin Boris yang berkaus merah.
Teman dari Gabriel Kustandi Hutagalung yang berasal dari Kolombia ini sesungguhnya memang terinspirasi dari Alvin Boris, teman kuliahku yang humble dan nyentrik. Karakter Edu Garcia ini agak-agak mirip dengan Alvin Boris, yang di foto itu merupakan pemuda berkaus merah. Sebetulnya, memang saat menciptakan tokoh Edu Garcia, aku selalu teringat dengan Alvin Boris ini, yang kebetulan ayahnya ini bule bermarga Harding.







5. Hidetoshi Aosato
Yudi tengah memegang piring.
Teman Gabriel yang berasal dari Jepang ini memang terinspirasi dari Wahyudi Kosasih, yang wajahnya agak-agak mirip dengan orang Korea dan Jepang. Jujur saja, aku selalu terbayangkan akan wajah Yudi tiap menggambarkan tokoh bernama Hidetoshi Aosato ini.















6. Adam Nomvethe
Aku bersama Dion.
Pria asal Cape Town, Afrika Selatan ini banyak terinspirasi dari segala obrolanku dengan Dionesius Utomo. Well, tak hanya terinspirasi dari Dion, Nomvethe ini terinspirasi dari Dias dan Erland. Makanya Nomvethe ini digambarkan sebagai Loyal Man, yang tetap setia dengan tunangannya, walau tunangannya, Renatha tinggal bermil-mil jauhnya darinya. Nomvethe di Melbourne, Australia. Renatha tinggal di Cape Town, Afrika Selatan. Saking setianya dengan pasangannya, Nomvethe sampai disangka gay. Hahaha, aku menciptakan tokoh dengan latar belakang seperti itu karena ketiga temanku tersebut. Obrolan kami bertiga soal cinta-lah yang melahirkan sosok bernama Adam dan Renatha tersebut. 






7. William "Billy" Carroll
Punggungnya Adji saja yang terpotret.
Pria asal Pulau Tasmania ini terinspirasi dari mana? Sebetulnya masih sama dengan tokoh bernama Edu Garcia tersebut. Dia masih terinspirasi dari Alvin Boris tersebut. Bedanya, karakter bernama Billy itu memiliki banyak sifat dan karakter dari beberapa teman kuliahku yang laki-lakinya. Salah satunya, mengambil sifat dari temanku bernama Adji Rachmadji, yang fotonya berada di samping bagian ini. Itu--aku tengah berada di belakang Adji.

Oh ya, kenapa Gabriel harus berkuliah di Melbourne, Australia? Yah, itu selain karena iseng, aku ada kedekatan emosional dengan Melbourne. Ada beberapa teman kuliahku yang semenjak wisuda SH, lalu memutuskan untuk berkuliah di sana. Salah satunya, Cindy Ancia.







8. Rafael Kustandi Hutagalung 
Ini yang namanya Toni Hutagalung.
Nama Rafael itu sendiri terinspirasi dari nama malaikat agung, St. Rafael. Sementara 'Kustandi' berasal dari nama belakang teman SMA-ku, Stanley Kustandi. 'Hutagalung' berasal dari marga teman SD-ku, Toni Hutagalung. Rafael sendiri memang terinspirasi dari kedua temanku itu, Stanley dan Toni.
















9. Gabriel Kustandi Hutagalung
 Aku mau tanya, POV (point of view)  yang digunakan dalam "Misi Terakhir Rafael: Cinta Tak Pernah Pergi Jauh" itu apa. 'Aku' sebagai pelaku, kan? Well, sewaktu aku menulis novel ini, menciptakan tokoh Abi ini, aku hanya bermain sebagai diriku sendiri. Yup, tokoh Gabriel ini memang terinspirasi dari aku pribadi. Aku sama sekali tidak berbohong. Segala karakter dan pemikiran Gabriel itu murni datang dari kepribadian aku. Sementara nama Gabriel sendiri terinspirasi dari nama malaikat yang mendatangi St. Yoseph di alam mimpi.













10. Mikha
Inspirator untuk tokoh ini, aku rahasiakan yah?! Pokoknya, aku menciptakan tokoh bernama Mikha ini karena 'sesuatu'. Tokoh Mikha yang judes dan bawel ini terinspirasi dari seorang perempuan luar biasa yang identitasnya aku rahasiakan dulu. Bagiku, perempuan ini sangat menawan hati, baik secara kepribadian maupun karakter. Aku sangat mencintai sekali perempuan yang menjadi inspirator dari tokoh bernama Mikha tersebut. Orangnya mungkin, di sana, sudah sadar bahwa tokoh Mikha ini sebenarnya dirinya. Hehe. Peace ah!







Comments