Wednesday, January 4, 2017

Buah Terlarang yang Penuh Keemasan



Sebelum dunia yang seperti kita diami ini terbentuk, dahulu sekali sekumpulan malaikat--ciptaan Sang Pencipta paling awal--memberontak. Pemberontakan itu berhasil diredam. Yang kalah perang, dilemparkan ke dunia. Mereka itulah--yang sebelum manusia, binatang, dan tumbuhan diciptakan--yang menciptakan beberapa ciptaan; juga yang membangun banyak gerbang, yang terhubung ke beberapa tempat. Salah satunya, satu planet menyerupai Bumi yang berada di rasi bintang Orion. Di rasi itulah, segala pengetahuan berada. Kebudayaan planet itu sangat tinggi daripada kebudayaan planet Bumi. 

Itulah sebabnya sekumpulan ilmuwan Bumi melakukan penyelidikan soal itu semua. Ada sebuah area bernama Nevada Area 51, di mana ilmuwan-ilmuwan itu mengadakan investigasi lebih lanjut. Mereka pikir juga bahwa mereka bisa mengetahui siapa itu Tuhan sesungguhnya dengan menyelidiki soal planet yang dihuni oleh makhluk-makhluk yang disebut sebagai Anunaki. 

Linymph yang mungkin plesetan dari bangsa Anunaki, yang memiliki kecerdasan menyamai Sang Pencipta.

Konon, Anunaki itu pernah menyinggahi Bumi. Para malaikat yang memberontak itulah yang mengundangnya. Menurut legenda, tempat persinggahan pertama itu di daerah Mesopotamia (sekarang dikenal sebagai Irak). Merekalah yang mengajari manusia-manusia ciptaan para malaikat jatuh itu beragam macam pengetahuan. Salah satunya, piramida di Mesir. Kebudayaan Yunani dan Romawi itu pun tak lepas dari pengaruh Anunaki. Termasuk juga yang menimpa pada Atlantis yang hilang. 

Menurut legenda pula, walau di satu kitab suci juga pernah diceritakan, jaman dulu sekali, sebelum air bah muncul, ada ras baru bernama raksasa (giant) yang hidup berdampingan dengan para manusia. Bahkan ada perkawinan silang antara manusia dan raksasa, yang tidak disukai oleh Sang Pencipta. Simak Kejadian (Genesis) 6: 1-4 = "Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan, maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka. Berfirmanlah TUHAN: 'Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.' Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan."

Begitulah yang terjadi. Segala hal yang kita sebut legenda atau mitos itu sesungguhnya nyata terjadi. 

Persaingan antara Armor Rider untuk memperebutkan Golden Fruit.
Saat para malaikat jatuh itu hidup di Bumi sebelum dua manusia pertama masuk duluan, mereka sudah terlebih dahulu menciptakan kebudayaan tersendiri. Mereka selalu berusaha menjatuhkan Sang Pencipta dari takhta kebesarannya yang berselubungkan emas. Salah satunya dengan memanfaatkan ular. Ada yang bilang pula, ular itu sesungguhnya ciptaan para malaikat pemberontak. Entahlah, yang jelas si ular itulah yang membujuk Hawa, pasangan Adam, untuk memakan satu buah yang sudah sengaja disegel oleh Sang Pencipta. Para malaikat itu tahu alasan sebenarnya pohon buah itu ditempatkan di tempat tersembunyi. Ada mitos yang mengatakan bahwa buah itu mengandung kekuatan atau pengetahuan tertinggi yang maha dahsyat; yang bisa menyamai Allah, Sang Pencipta. Keberadaan buah itulah yang coba diselidiki oleh para ilmuwan hingga sekarang ini. 

Seorang Assasin, pemburu Templar, tengah memegang Golden Fruit.
Buah itu banyak diceritakan di tiap mitos dan legenda. Salah satunya itu mitos Apple of Troy, buah yang menjadi pemicu konflik Perang Troy. Menurut kebudayaan Yunani, apel itu buah perselisihan, yang mengundang perselisihan untuk yang memegangnya. Mirip juga dengan nasib buah di taman kudus tersebut--yang menyebabkan kedua manusia terusir dari taman suci. Adam dan Hawa harus meninggalkan segala kenyamanan dengan menanggung segala kutuk dari Sang Pencipta. 

Mungkin juga kisah Apple of Troy itu mirip dengan kisah Genesis, karena sesungguhnya manusia berasal dari satu nenek moyang. Mungkin saja di dalam alam bawah sadar bangsa Yunani saat itu, telah tersimpan satu kenangan khusus. Yah, itu adalah kenangan akan nenek moyangnya, Adam dan Hawa yang diusir dari Taman Eden (Firdaus). Itulah juga yang terjadi dengan berbagai kesamaan dari mitos beberapa kebudayaan dari beberapa negara dan kawasan.

Satu nenek moyang, satu leluhur, satu Tuhan yang sama pula...

Di manakah buah itu tersembunyi? Entahlah, buah itu--juga taman kudus itu--masih disegel oleh Sang Pencipta. Akan sangat berbahaya jika manusia memakan lagi buah tersebut di saat kecerdasan manusia sudah hampir kelewat batas (dengan ditemukan kloning dan program bayi tabung). That's why the fruit is called as 'the forbidden of golden fruit'.