Sunday, January 12, 2014

10 Most Recommended Movies - Episode: January




Immanuel's Notes membuat gebrakan baru. Sejak 2014 ini, tiap bulan, aku akan memberikan sederet film yang harus kalian tonton. Dan inilah sepuluh film - untuk episode Januari ini - yang layak sekali kalian tonton. Check it out!

Oh yah, urutannya acak. Tak berdasarkan kualitas.



1. ATM Er Rak Error
Ide ceritanya lumayan. Tentang seorang pimpinan sebuah bank yang memberlakukan no dating rule di kalangan karyawan bank. Nah kelak aturan itu jadi penghalang cintanya terhadap bawahannya. Berikutnya, karena suatu insiden berupa ATM, hubungan cinta terlarang tersebut bakal diuji dan malah menyadarkan sikap kelirunya  selama ini.
RATE: 100










2. My Name is Love
Masih film Thailand nih. Tentang sebuah usaha mak comblang begitu. Ada sebuah perusahaan mak comblang (yang fiktif tapi nyata) itu sukses menjodohkan banyak pasangan, termasuk yang homoseksual sekalipun. Tapi kelak perusahaan itu mendapatkan cobaan setelah salah seorang karyawan malah jatuh cinta dengan salah seorang klien.
RATE: 100







3. Koizora
Ini film Jepang. Tentang seorang murid perempuan bernama Mika Tahara yang berpacaran dengan cowok aneh bernama Hiroki Sakurai. Awal mereka berpacaran karena ponsel Mika jatuh dan ditemukan Hiro. Mereka saling kenal, bercanda, dan.... klop, pacaran deh. Hubungan mereka sungguh unik. Penuh lika-liku. Cobaan terberat adalah saat Mika yang keguguran (dia hamil di usia muda). Hiro jadi depresi. Tambah depresinya lagi, Mika tertangkap basah sewaktu tak sengaja mencium teman Hiro. Hubungan mereka jadi renggang. Bertambah renggang saat Mika menjalin hubungan dengan seorang mahasiswa. Tapi kelak Mika akan kembali ke pelukan Hiro saat tahu ternyata cowok itu mengidap kanker. Si cowok itu sebetulnya masih mencintai Mika. Ia hanya pura-pura bersikap dingin pada Mika.
RATE: 100









4. In His Chart
Masih film Jepang. Tentang seorang dokter yang menghadapi dilema. Dr. Ichito Kuriharai harus menghadapi dilema antara pindah ke rumah sakit yang lebih besar di daerah lain demi mimpi dan keluarganya atau tetap di klinik di kota kecil tersebut. Pada akhirnya, dokter Kuriharai sadar bahwa pasien dan kehidupan di klinik tersebut jauh lebih berharga daripada mimpinya untuk sekolah spesialisasi.
RATE: 100









5. Over The Border
Ini film Korea. Bercerita soal Kim Sun-Ho, pemain terompet yang awalnya bekerja di militer Korea Utara. Demi penghidupan yang baik, ia rela ikut keluarganya ke Korea Selatan. Namun buntutnya, hubungannya dengan wanita yang dikasihi jadi harus dikorbankan. Meskipun selama beberapa tahun tinggal di Korea Selatan, juga sudah menikah, ia tetap tak bisa melupakan Yeon-hwa. Tiap ada berita soal Korea Utara atau kasus warga sana yang menyeberang ke Korea Selatan, ia selalu tertarik. Hingga akhirnya, ia nekat mencari Yeon-hwa sendirian. Berikutnya, tanpa diketahui istrinya, ia menjalani semacam affair dengan Yeon-hwa.
RATE: 100









6. My Son
Film Korea Selatan ini tentang seorang narapidana yang dipenjara selama sepuluh tahun karena kasus pembunuhan. Selama sepuluh tahun itulah, ia meninggalkan anak lelakinya yang masih kecil. Saat mendapatkan kesempatan sehari bertemu anak semata wayangnya, ternyata yang ditemuinya itu bukan anaknya. Itu sahabat anaknya. Anaknya sendiri sudah lama meninggal, sesaat akan bertemu dirinya di penjara. Sahabat anaknya itu yang merawat ibunya.
RATE: 95 (Nilai hanya 95, karena ada beberapa bagian yang membingungkan. Itu seperti soal istrinya. Tak mendapatkan petunjuk soal istrinya)










7. Cracked Eggs and Noodles
Lagi-lagi film Korea Selatan. Kali ini tentang seorang pemuda urakan bernama Dae-Gyu yang kedatangan seorang anak kecil ke apartemennya. Anak ini, walau membawa kesulitan ke dalam hidupnya, ternyata itu anaknya dari kekasihnya. Dulu sekali, ia pernah meminta sang kekasih agar menggugurkan janin karena belum siap jadi ayah. Namun sang kekasih tak mau - dan mereka putus. Setelah sekian lama, anak itu datang padanya sendiri; sementara sang ibu sudah meninggal. Anak itu sendiri ternyata mengidap kanker. Di saat seperti itulah, ia sadar akan kesalahannya dulu.
RATE: 90 (Kekurangannya itu hanya di judul. Mengerti sih maksudnya judulnya itu. Namun tak menemukan koherensi antara judul dan isi film secara keseluruhan. Plus ada beberapa bagian juga yang janggal)










8. Good Morning President
Sekali lagi ini film Korea Selatan. Idenya luar biasa. Jarang sekali ada yang membahas soal kehidupan presiden negara secara khusus. Film ini sendiri menceritakan sebetulnya tentang seorang koki. Koki ini bekerja di istana kepresidenan Korea Selatan - dan sudah membantu menyelesaikan masalah pribadi tiga orang presiden beda generasi. Pesan yang tersirat memang bagus: bahkan presiden sekalipun punya masalah di luar tugas kenegaraannya. Tapi kalau dicermati baik-baik, ada kelemahan fatal dalam film ini. Mengapa seorang koki bisa bekerja sekian lama di istana kepresidenan? Apalagi jabatan presiden itu cukup lama, bukan? Tapi tak apa. Karena ada pesan lainnya: soal pengorbanan yang harus dilakukan demi sesuatu.
RATE: 95










9. Radio Star
Film Korea Selatan ini tentang seorang bintang rock yang bermasalah, bernama Choi-Gon. Karena banyak skandal yang menimpanya, namanya jatuh. Saat hendak mencoba balik ke dunia hiburan, telah banyak artis muda yang tentunya tak mudah untuk bersaing. Di kala depresi itulah, manager setianya membantu untuk membakar semangatnya. Oleh sang manager, ia diperintahkan untuk pergi ke sebuah kota kecil untuk menjadi sebuah penyiar radio. Awalnya tak mudah, tapi kelak namanya bisa bersinar kembali.
RATE: 100











10. Mr. Idol
Film Korea Selatan ini bercerita tentang perjuangan Goo-Joo, seorang eksekutif musik, membentuk sebuah idol group. Di sini, kita sedikit dibukakan mata bagaimana sebuah idol group atau boy/girlband dibentuk. Tak mudah. Apalagi harus menyatukan beberapa bakat dengan latar belakang yang berbeda-beda. Terlebih untuk Goo-Joo. Banyak sekali rintangan yang harus dilewati. Selain harus menyatukan visi-misi tiap personelnya, ia harus berhadapan pula dengan latar belakang tiap personel yang akan menjadi santapan infotainment.
RATE: 100











PS:
* Di sini, nyaris semua film mendapatkan nilai 100, karena aku lebih memperhatikan alur. Soal sisi sinematografi atau akting, tak terlalu mengecewakan juga. Sungguh digarap dengan baik. 
** Sumber gambar itu bisa dilihat dengan mengklik kanan gambar yang bersangkutan. Namun kebanyakan memang diambil dari AsianWiki.